<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5840831120103019337</id><updated>2012-03-14T20:22:22.840+07:00</updated><category term='History'/><category term='Selayang Pandang'/><category term='Serba Serbi'/><title type='text'>blognya pherboez</title><subtitle type='html'>Hanya Berbagi info | Just Share</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pherboez.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-osB6c_N4PMQ/TXr8ciq-80I/AAAAAAAAAHU/qxZUalUdtSU/s220/pherboez3.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5840831120103019337.post-2863040892579066975</id><published>2012-02-09T13:29:00.000+07:00</published><updated>2012-02-09T13:29:49.676+07:00</updated><title type='text'>Sejarah Bahasa Walikan di Malang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di sudut kota, tepatnya di daerah Kidul Pasar, beberapa orang bergariswajah keras bergerombol. Mereka dari kalangan tukang parkir. Entah apa yangmereka bicarakan. Kadang dimengerti kadang tidak. Kalau diperhatikan,pembicaraan mereka sedang menghitung keuntungan parkir.Itu tampak dari beberapa perkataan mereka yang sesekali menggunakan bahasaJawa dicampur bahasa Malangan."Wah nek ngene, awak kadit unyap ojir. Lha adapes2 rotom iku podho kaditrayab blas nek parkir nang kene (wah, kalau begini, aku tidak punya uang.Lha sepeda motor-sepeda motor itu kalau parkir di sini tidak ada yangbayar)," kata Sukriman, salah seorang tukang parkir itu.Lain lagi para Aremania yang ternyata sudah membumi dengan bahasa Malangan.Penggunaan bahasa Malangan itu ternyata kerap digunakan. Ini menunjukkankebanggaan sebagai warga Malang. "Sekitar 80 persen Aremania menerapkanbahasa walikan. Kami malah bangga menggunakan bahasa Malangan ketika sedangtur mengikuti pertandingan Arema. Bahasa itu kami gunakan untuk memujiArema atau mengkritik tim lawan," kata Agus Kancil, ketua Korwil AremaniaKasin.Namun, kalau dicermati, ternyata ada bahasa yang khas istilah yang asliMalang. Seperti genaro (orang), ebes (orang tua), ojir (uang), raijo(uang), daroja (sepeda), dan sebagainya. Sedangkan yang lainnya, walikandiambil dalam bahasa yang sebenarnya Misalnya, kadit itreng (tidak ngerti),nakam (makan), nganal (laki-laki), kodew (perempuan), dan silup (polisi).Lalu, dari mana munculnya bahasa walikan ini?Pengamat sejarah dari Universitas Negeri Malang (UM) Dwi Cahyono menjelaskan,bahasa walikan yang kini sudah menjadi bahasa gaul tersebut sudah lamadigunakan para pejuang di masa sebelum kemerdekaan. Bahasa walikan sudah lamamenjadi sandi-sandi khusus para pejuang untuk berkomunikasi dengan para pribumi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Ini digunakan untuk mengelabuhi para penjajah di zaman Belanda.Sebab, dengan cara itu, ternyata lebih mudah menjalin hubungan dengan sesama pejuang," terang pengamat sejarah ini.Kini bahasa walikan sudah membaur jadi satu dengan bahasa Malangan. Bahkan,kini sudah menjadi trade mark warga Malang. "Bahasa Malangan kini sudahmenjadi bahasa gaul dari berbagai kalangan. Tidak hanya yang muda. Yang tuapun masih awet menggunakannya. Bahkan, bahasa walikan ini bisa mempererathubungan persaudaraan," tutur Dwi.----------------------------------------------------------------------Osob kiwalan kera ngalam (bahasa terbalik Arek Malang) berasal daripemikiran para pejuang tempo doeloe yaitu kelompok Gerilya Rakyat Kota(GRK). Bahasa khusus ini dianggap perlu untuk menjamin kerahasiaan,efektifitas komunikasi sesama pejuang selain juga sebagai pengenalidentitas kawan atau lawan. Metode pengenalan ini sangat penting karenapada masa Clash II perang kemerdekaan sekitar akhir Maret 1949 Belandabanyak menyusupkan mata-mata di dalam kelompok pejuang Malang.Mata-mata ini banyak yang mampu berkomunikasi dalam bahasa daerah dengantujuan menyerap informasi dari kalangan pejuang GRK. penyusupan initerutama untuk memburu sisa laskar Mayor Hamid Rusdi yang gugur pada 8Maret 1949 dalam pertempuran dukuh Sekarputih (Desa Wonokoyo sekarang).Seorang tokoh pejuang Malang pada saat itu yaitu Pak Suyudi Raharnomempunyai gagasan untuk menciptakan bahasa baru bagi sesama pejuangsehingga dapat menjadi suatu identitas tersendiri sekaligus menjagakeamanan informasi. Bahasa tersebut haruslah lebih kaya dari kode dan sandiserta tidak terikat pada aturan tata bahasa baik itu bahasa nasional,bahasa daerah (Jawa, Madura, Arab, Cina) maupun mengikuti istilah yang umumdan baku. Bahasa campuran tersebut hanya mengenal satu cara baik pengucapan &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;maupun penulisan yaitu secara terbalik dari belakang dibaca kedepan.Karena keakraban dan pergaulan sehari-hari maka para pejuang dalam waktusingkat dapat fasih menguasai 'bahas' baru ini. Sedangkan lawan dan parapenyusup yang tidak setiap hari bergaul dengan sendirinya akan kebingungandan selalu ketinggalan istilah2 baru. Maka siapapun yang tidak fasihmempergunakan osob AREMA ini pasti bukan dari golongan pejuang danpendukungnya, sehingga kehadiran para penyusup dapat diketahui dengan cepatserta rahasia komunikasi tetap terjaga.Karena bahasa ini sangat bebas dan longgar aturannya maka kemungkinanpengembangannya sangat luas untuk itu perlu disepakati beberapa istilahpenting dikalangan pejuang. Kesepakatan istilah ini diperlukan juga karenabanyak kata penting sulit untuk dibaca terbalik sehingga harus dicariistilah dan padanan yang sesuai namun mudah diingat oleh para pelakunya.Contohnya kata 'Belanda' dalam bahasa Jawa disebut 'Londho' yang cukupsulit dibaca terbalik, maka dicari istilah padanannya yaitu 'Nolo'.Demikian juga dengan 'Polisi' bukan menjadi 'Isilop' namun cukup 'Silop'.Kemudian untuk 'mata-mata' bila dibaca terbalik menjadi 'atam'. Namun untukmenentukan bahwa yang dimaksud dalam istilah tersebut adalah antek Belandamaka ditambahi kata 'keat' dari asal kata 'taek' yang dalam bahasa jawaberarti kotoran. 'Keat Atam' atau kotoran mata dalam bahasa jawa disebut'ketek' adalah sebutan yang pas untuk para penyusup ini.Begitu juga dengan nama peralatan perang seperti senjata genggam karenasulit menemukan istilah yang pas maka dipakai kode samaran 'Benduk' danuntuk laras panjang (dowo = panjang dalam bahasa Jawa) disebut 'bendukowod' atau disingkat 'owod' saja. Sedangkan untuk menunjuk masyarakat suku/ etnik tertentu disebut 'onet' untuk golongan Cina (asal kata 'cino' dalambahasa Jawa), 'arudam' untuk madura, 'arab' menjadi 'bara' dan seterusnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedang untuk menyebut diri seseorang digunakan 'uka' = aku, 'ayas' = saya,'umak' = kamu, 'okir' = riko (kamu dalam bahasa madura).Sedangkan untuk menyebutkan sesuatu yang baik / bagus digunakan istilah'nez' dari asal kata bahasa arab 'zen'. Begitu pula dalam menyebut orangtua laki-laki (ayah, Bapak) orang arab biasa menyebut dengan 'abah' atau'sebeh' yang kemudian menjadi 'ebes'. Istilah 'ebes' kemudian menjadipopuler ditujukan sebagai gelar kehormatan tidak resmi kepada parakomandan, pemimpin atau pembesar dan pemuka masyarakat yang dituakan olehsegenap masyarakat Malang sampai sekarang.Suyudi Raharno pada September 1949 gugur disergap Belanda di suatu pagibuta dipinggiran wilayah dukuh Genukwatu (Purwantoro sekarang) walaupunkeadaan pada saat itu sedang gencatan senjata. Seminggu sebelumnya salahseorang kawan akrabnya yang turut mencetuskan 'osob kera ngalam' yaituWasito juga gugur dalam pertempuran di Gandongan (Pandanwangi) sekarang.Saat ini keduanya telah disemayamkan di Taman Makam Pahlawan Suropati -Jalan Veteran Malang.Sumber : &lt;a href="http://www.malang.net/" target="_blank"&gt;www.malang.net&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5840831120103019337-2863040892579066975?l=pherboez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherboez.blogspot.com/feeds/2863040892579066975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2012/02/sejarah-bahasa-walikan-di-malang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/2863040892579066975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/2863040892579066975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2012/02/sejarah-bahasa-walikan-di-malang.html' title='Sejarah Bahasa Walikan di Malang'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-osB6c_N4PMQ/TXr8ciq-80I/AAAAAAAAAHU/qxZUalUdtSU/s220/pherboez3.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5840831120103019337.post-2003980900629915635</id><published>2011-07-21T09:14:00.002+07:00</published><updated>2011-07-21T09:20:42.159+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi'/><title type='text'>Jancuk Bukan Sekedar Umpatan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Iki ayas nemu artikel teko www.sujiwotejo.com&lt;br /&gt;yang menjelaskan tentang apa itu JANCUK menurut salah satu budayawan jawa timur Sujiwo Tejo  , ini adalah kutipan dari sebuah dialog di Twitter @sujiwotejo yang menjawab tentang apa itu #JANCUK nek sing wis itreng yo maklum... enarupes sak durunge nek kurang berkenan... Kurang luwihe, tambahanono / kurangono dewe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Aku pilih jwb ini dulu aja ya tweeps: tentang Jancuk atau jamput&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. #JANCUK&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; tuh ungkapan beragam dr kemarahan sampai keakraban,tergantung sikon seperti FUCK. Tp&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;org munafik langsung nyensor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Itulah masyrkat munafik,lbh hormat pd orng yg gak bilang #JANCUK&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; n Fuck tp korupsi drpada sbaliknya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Krn nuansa #JANCUK&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; dr marah sampai guyon,bagus for redam hati panas. Mestinya Gayus Lumbuun n Ruhut Stompul pas berantem dulu pake "Jancuk"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;6. Klo kita ceplas-ceplosgak mnafik Pak SBY bs pdato smbl tawa" #JANCUK &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;aku gak takut Malaysia.Tp&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; masyrakt asal Njeplak aja"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;7. Klo #JANCUK&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; dianggep gak sopan,stop pringatan Hari Pahlawan 10 November,krn gak mungkin Bung Tomo n Arek2 Sboyo gak "Jancuk"2an saat itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;8. Bahkan #JANCUK&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; tuh dipakai misalnya mau pinjem duit,"Jancuk,kamu bisa pinjemin aku duit gak..Seminggu deh." Djwb:Jancuk aku lg bokek...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;9. Munafik!Munafik!Munafik!Lbh baik ngomong #JANCUK&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; tp gak korupsi dari pada soooooopan tapi korupsi,taaaaiiiik!Munafik!!!Jancuk bangsa ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yup tp #JANCUK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;lbh kaya nuansa dibanding asu bajindul dll RT @donimincuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;: Sama kayak 'asu' kalo di jogja ya mas?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Itu khas Jatim khususnya Arek2 Suroboyo.Ungkapan geregetan yg beragam dr marah sampai akrab tgntung konteks RT @edychai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;: "jancuk" apa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;itu negri kaya minyak tp anehnya klo harga minyak dunia naik malah panik,mestinya kan berkah.Brarti minyak kita dikuasai asing!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;itu ketika dulu pemain bola Zidane boleh ke istana pake jins,tp pemain band Ungu gak boleh pakai jeans.Brarti kita ngeper ma Bule!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh ketika kedubes AS jalan di dpnnya dilindungi sampai makan setengah jalan tp sebelahnya,kantor Wapres,gak dilindung2i amat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh ktika musisi g boleh jiplak lagu tetapi Indonesia Raya jiplakan dr lagu Belanda/Rusia spt kata para ahli tmasuk Remi Silado&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh ktika jelas2 Indonesia Raya cm pantas dinyanyikan presiden tp rakyat ikut2an.Masa' rakyat bilang "..hiduplah rakyatku.." Sombong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh ktika kita ngotot agar pjabat tak korupsi tapi kalo kita nikah kado pejabat kecil malah dirasani sekampung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh ktika klo ad rokok ada "awas merokok dpt membahayakan..." Tapi klo ada pejabat g ad "awas korupsi dpt membahayakan.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh ktika bunuh diri g boleh tp klo hidup g dikasih lpngan kerja.Knpa g blak2an aj larang bunuh diri agar g bkurang pembayar pajak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh ktika ngaku demokratis tp governmentnya disebut "pemerintah" artinya "tukang perintah" knp g dicari istilah yg lebih enak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,apa sih susahnya bikin beds atau label "awas korupsi dpt membahayakan.." di baju pejabat bawah lencana.Rokok aja dikasih warning&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh ktika kita protes government/penadbir (kamus Indonesia) tp nyebut government "pemerintah".Lho tukang printah ya ikutin aj&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,emang "pemerintah" ya mestinya cm Tuhan,g bisa didebat. Government sok jd "pemerintah"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ktika qt disuruh bangga jd Indonesia tp buku sejarah gak direvisi,sjk SD dibilang Indo dijajah 350 tahun,mestinya berperang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ko dibilang 350 th dijajah,mestinya kan 350 th berperang,yg takluk kan kraton2nya aj,pemberontakan rakyat terus di mana2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,krn sejak SD ditanamkan kita dijajah 350 tn,bukan perang,kita jadi minder ke bule sampe sekarang.Kalah dlm nego2 kerja ma mrk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,nikotin bahaya,tp korupsi jg bhya,di baju pjabat jg dijahit beds "awas korupsi sm bahayanya ma kanker,impotensi,srangan jantung.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;, dibilang mobil mentri milik rakyat tp klo di jalan mentri papasan rakyat mau nglahirin ud bukaan 8 apa mobilnya bs dipake?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh klo wakil rakyat mrasa stara ma kita,mestinya mrk lebih rendah dr kita, wakil kok.Kok baju n mobilnya lbh bagus dr kita?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh klo qt disuruh ngakuin supremasi hukum pdhl hkum dasarnya UU bikinan Parlemen,lembaga politik,banyak2an duit n suara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,iya dong "pemerintah" kan tukang perintah,pangreh praja,bukan pamong praja gmn demokratis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;asal kata dancuk,bhs arab da' meninggalkanlah kamu, assyu'a kejelekan, krn logat jawa menjadi jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;adalah ktika teroris diburu Densus 88 dan britanya digede2in tp koruptor yg jauh lebih sadis dr teroris ndak diDor!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh ktika teroris boleh ditembak tanpa sidang,tp koruptor hrs disidang dulu berbelit2 dan abis itu gak didor pula&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;: hidup tp gak bisa ksih nafkah sbnrnya lebih mati drpd mati fisik.Itulah nasib 40 juta org akibat HYPERLINK "http://koruptor.Tp/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;" \t "_blank" koruptor.Tp yg didor cm teroris&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;, pramugari ragakan keselamatan terbang orng2 pd malah ngobrol sendiri n bc koran,cb klo adik/anak sendiri dicuekin gt gmn sakitnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,pidato trs marah2 krn gak didengerin pdhl dia sendiri klo di psawat ga perhatiin pramugari waktu ragain keslamatan terbang..karma&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,ktika sudah tahu apal n bosen soal keslamatan terbang pdhl apa salahnya perhatiin pramugrari,dia kan jg org yg perlu disimak..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,ktika manusia emang "ngewuhno silit dikukur"(merepotkan spt dubur digaruk)..digaruk sakit gak digaruk gatel HYPERLINK "http://twitter.com/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;" \l "earch/%23peragaan" \t "_blank" #peragaan-pramugari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,ngewuhno silit dikukur,pramugari ngragain kslamatan trbang "demi keslamatan penump" penump malah tegang takut celaka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,"ngewuhno silit dikukur",ktika pramugrari ngragain kslamatan trbang Krn " peraturan penerbangan" penumpng bilng "ah,gak ikhlas"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#djancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh ktk di pesawat slavery melayani kita tp seturun bandara jalannya tegap,angkuh,nyalip kita,disapa gak nengok HYPERLINK "http://twitter.com/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;" \l "earch/%23pramugari" \t "_blank" #pramugari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#djancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh ktika kliatan cuek pas ada orng ngamen tp telunjuknya ngetuk2 meja ikut nikmati irama musik,tp gak mau kasih duit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh ketika pegawai negeri suruh ngabdi tapi gajinya jauh lbih rendah dari swasta.Brarti sejatinya emang disuruh malakin swasta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh ktika anak pernikahan Indonesia-Amerika disebut blasteran,tapi pernikahan pegawai negeri-swasta ga.Pdhl keduanya ga sebangsa jg!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;: bungkus rokok dikasih stiker warning kesehatan,tp bungkus pegawai negeri,baju,gak dikasih "awas korupsi jauh lbh bahaya dr rokok"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tembakau emang bahaya,tp korupsi jauh lbh bahaya. Korupsi lbh menyebabkan ganggunan kehamilan n bahayakan janin akibat dimiskinkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;munak banget bangsa ini,knp cuma rokok yg tiap muncul di TV ada warning "..dpt bahayan khamilan.." Mestinya tayangan pejabat jg gt.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tiap tertayang sosok pejabat di TV,kalo cowok, hrus ada warning jg "awas orang ini jg dpt membahayakan kehamilan n gangguan janin"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kalau pejabat yg muncul di TV itu perempuan,#Jancuk gampang, warningnya ganti "Ssst..awas..orang ini bisa menyebabkan impotensi.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh satu2nya kata yg gak ada kata dasarnya,dikasih awalan Jan,akhiran Cuk RT @HYPERLINK "http://twitter.com/ArnaldoWenas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;" \t "_blank" ArnaldoWenas: PakDhe, Jancuk kata dasar apa sih?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,apa emang setiap hal harus ada dasarnya.Jaksa Agung aja dilantik tanpa dasar surat pengangkatan,cuma ditepuk2 pundaknya kok!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,aku marah.Apa Indonesia ada dasarnya?Ada sih "fakir miskin n anak2 tlantar diplihara negara", tapi ap dasar itu dipakai?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,aku marah.Apa Indonesia jg punya dasar? Ada sih "bumi n seisinya dikelola buat kemakmuran bersama scra koperasi",tp dasar ini work?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,klo emang dasar prekonomian itu koperasi,yg kata Bung Hatta soko guru perekonomian,ada gak gedung2 bagus milik koperasi? Banyak gak?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,jalanlah bahkan d jalan nama2 Pahlawan Besar,kyk Sudirman di Jakarta, ada gak gedung mentereng yg dimiliki koperasi?Cc @HYPERLINK "http://twitter.com/revolusianto&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;" \t "_blank" revolusianto&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,kalo Indonesia emang punya dasar,gak mungking tanah-airnya dikelola asing,kini tanah marah dgn longsor dll,air marah dg banjir.Karma&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;,kata Indonesia itu gak punya kata dasar juga,kayak Jancuk, dikasih awalan "Indon" oleh Malaysia,terus kita ksih akhiran "Esia".Puas?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ndassmu Tet haha RT @masbutet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;: Kalo @sudjiwotedjo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tertayang di TV, hrus ada warning jg "awas orang ini dpt menyebabkan kehamlian ilegal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ngakunya Negara Kelautan,tp generasi muda dibiarkan sebel ma laut.Mrek klo sebel ma orang,"Ke laut aja kamu".Ini tmasuk #Jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jabatan Kapolri Pengabdian?Kok diperebutkan?Pengabdian mestinya ngumpet2 klo dipilih kyk Ketua RT.Brarti Kapolri lahan duit kipas2 #Jancuki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Oya ini jg Njancuki:Disuruh istirahat klo nyetir ngantuk di jalan Tol,giliran kita selamat dan masih hidup eh gak dikasih lowongan kerja!!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yg antijancuk akan berhadapan ma seluruh Nusantara krn Jancuk semarga ma Pukimak,sefam sama Bukucuki seketurunan Majapahit ma Naskeleng&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jancuk juga satu surjan/beskap ma Bajindul,sebobotoh ma Anjiirr serumpun ma Pantek dll dll...kurang nasional apa Jancuk itu hayo...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dengan kata2 yg bikin dada ini plong itulah kami akan selamatkan Indonesia dari revolusi berdarah darah krn ditipu mentah2 ma pemimpin!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;PANGGILAN JANJUKERS pertama kali tgl 21 SEPTEMBER dari janjuker @senobz&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; :klo fans d'masiv=masiver,ungu=cliquer, ki dalang jiwo=JANCUKER, ada yg gak stuja? @nyomantitikide&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;@revolusianto&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;PANGGILAN TWEEPSWATI    pertama kali tgl 22 SEP dari cak tejo sendiri : Pagi my tweepswan tweepswati tweepswanwati(banci homo bencong gay) dan last but not least:para my belove JANCUKERS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;#jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;, secara etimologi mmg ada hub dgn ngencuk. ini setara dengan fuck di inggris.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. #jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;kmdian mnglamai prluasan makna shg dipakai scr meluas utk berbagai situasi, senang susah, marah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. #jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;, dgn dmikian mmg bernasib sma dgn fuck, tdnya asosiatif dgn sex, tp kmdian maknanya meluas... RE http://bit.ly/cDVVo9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. #jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;, krn maknanya tlh meluas, pd hari ini mmg tidak bisa lg diartikan jorok, tp tgt konteks komunikasi. RE http://bit.ly/cDVVo9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. #jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;, sprt. halnya fuck, sering dipakai utk. mempertegas muatan emosional dr kalimat. RE http://bit.ly/cDVVo9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;@sudjiwotedjo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jancuk itu asli kosakata Surabaya. Artinya Jaran Ngencuk. Dulu pernah dibuatkan seminar di Surabaya, bukan umpatan, cuma salam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;6. Contoh: #jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;! nang endi ae kon? (ke mana aja loe?). muatan emosinya bukan jorok, tapi: surprised ktmu tmn. RE http://bit.ly/cDVVo9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;7. Contoh #jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tsg. kl di bhs inggris: where the fuck have u been man?, bukan jorok, tp surprised. RE http://bit.ly/cDVVo9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;8. Contoh: #jancuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;... enake reekkk. (enaknya rekkk...), nuansanya adalah senang, bukan jorok... dst. dst.   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5840831120103019337-2003980900629915635?l=pherboez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherboez.blogspot.com/feeds/2003980900629915635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2011/07/jancuk-bukan-sekedar-umpatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/2003980900629915635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/2003980900629915635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2011/07/jancuk-bukan-sekedar-umpatan.html' title='Jancuk Bukan Sekedar Umpatan'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-osB6c_N4PMQ/TXr8ciq-80I/AAAAAAAAAHU/qxZUalUdtSU/s220/pherboez3.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5840831120103019337.post-1546509075519910931</id><published>2011-07-20T19:37:00.003+07:00</published><updated>2011-07-20T19:43:23.540+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi'/><title type='text'>Kekurangan Blogspot untuk SEO dan Solusinya</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Halaman utama Blogger.com" src="http://2.bp.blogspot.com/_gFF148UeJhM/TBiJ2Y3CQCI/AAAAAAAAAD4/JFRFnKSHoCM/s1600/Blogger.jpg" title="Halaman utama Blogger.com" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://blogjuragan.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;Belajar SEO Blogspot&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; - Berbicara tentang &lt;strong&gt;kelemahan atau kekurangan blogspot apakah seo friendly&lt;/strong&gt;  atau tidak, sebenarnya sudah banyak di bahas di forum-forum maupun di  blog-blog sebelah. Tapi sedikit yang membahas bagaimana menutupi  kelemahan-kelemahan tersebut &lt;strong&gt;agar blogspot menjadi seo friendly&lt;/strong&gt;. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada postingan juragan kali ini, juragan akan membahas bagaimana  menutupi kelemahan blogspot tersebut agar menjadi mesin blog yang  powerful di SEO agar blog sobat kebanjiran ribuan pengunjung dari  google. Dari mata seorang pemula, Juragan menjabarkan beberapa masalah  fatal pada mesin blogger serta solusinya :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(217, 217, 217);"&gt;&lt;strong&gt;Blogspot/Blogger tidak memiliki "the real categories"&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Pada dasarnya mesin blogspot tidak memiliki kategori yang  sesungguhnya. Sebagian besar blogger memanfaat  fitur "label" sebagai  kategori mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juragan melakukan analisis pada robots.txt-nya blogspot dan mendapati  bahwa setiap alamat url yang mengadung "/search" tidak akan di follow  oleh robot google dan mengakibatkan alamat tersebut tidak di index oleh  google. Alamat url label blogspot &lt;em&gt;(cth: http://blogjuragan.blogspot.com&lt;span style="color:red;"&gt;/search&lt;/span&gt;/label/Belajar%20SEO%20Blogspot)&lt;/em&gt;  juga mengandung "/search". Ini artinya label blogger tidak akan di  index google dan sebuah link menuju label blogspot tidak akan dianggab  sebagai backlink.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Solusi&lt;/strong&gt; : &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Gunakan tag "nofollow"&lt;/span&gt;  pada setiap link menuju label, baik pada posting maupun pada sidebar.  Ingat ! memberikan backlink menuju sebuah alamat url label pada blogspot  adalah hal yang sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(217, 217, 217);"&gt;&lt;strong&gt;Template blogspot tidak SEO friendly&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Dari mulai masalah title, meta tag, related post dan  lain-lain, tidak di sediakan secara default oleh blogger. Untuk itu  sobat dapat menambahkan fitur-fitur penting tersebut dengan mengedit  kode html blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Solusi&lt;/strong&gt; : Baca &lt;a href="http://blogjuragan.blogspot.com/2009/07/tutorial-seo-blogspot-blogger-template.html"&gt;cara mengedit Blogspot/blogger template agar seo friendly&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(217, 217, 217);"&gt;&lt;strong&gt;Template blogspot tidak valid xhtml&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Sebenarnya ini bisa dikatakan adalah masalah besar pada  mesin blogspot, akan tetapi dari pengamatan seorang pemula seperti  juragan malah melihat ketidak-valid-an template blogspot ini tidak  terlalu mempengaruhi ke-seo-an mesin blogger. Contohnya bisa dilihat  beberapa kata kunci di google malah dikuasai oleh blog-blog bermesin  blogger. Blog-blog tersebut sangat banyak memiliki error ketika di cek  dengan &lt;a href="http://validator.w3.org/" rel="nofollow"&gt;w3c validator&lt;/a&gt;,  tapi hal itu tidaklah membuat blog-blog tersebut tidak bisa melanglang  buana di SERP google. Entah ini hanya mitos atau bukan, memiliki  blogspot yang valid html tentu akan mempermudah jalan sobat menuju  posisi puncak di google serp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Solusi&lt;/strong&gt; : Juragan menyarankan untuk &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;menggunakan template blogspot valid html&lt;/span&gt; buatannya om choen(deconstructioncode.blogspot.com). &lt;a href="http://www.box.net/shared/6o9mr9zs6n" rel="nofollow"&gt;download disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(217, 217, 217);"&gt;&lt;strong&gt;Alamat url posting yang terbatas&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Coba sobat-sobatnya juragan perhatikan alamat url posting berikut ini, &lt;em&gt;http://blogjuragan.blogspot.com/2010/02/&lt;span style="color:red;"&gt;cara-pasang-meta-tag-di-setiap.html&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; , judul artikel tersebut adalah, &lt;em&gt;Cara pasang meta tag di setiap postingan otomatis.  &lt;/em&gt;coba  perhatikan tulisan dengan warna merah dan bandingkan dengan judul  postingan. Ternyata, tidak seluruh judul postingan akan menjadi alamat  url artikel blog kita. Melainkan akan terpotong hanya sampai 6 kata.  Akibatnya, ini berpengaruh terhadapat posisi posting tersebut di serp  karena seperti yang selama ini sobat dan juragan ketahui bahwa keywor  yang ada pada url akan sangat berpengaruh di google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Solusi&lt;/strong&gt; : ketika akan memposting artikel, &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;cobalah memendekkan judul postingan hingga maksimal 6 kata-kata utama saja&lt;/span&gt;.  Lalu, setelah terpublish langsung edit lagi dan ubah judulnya menjadi  judul lengkap sebelum dipendekkan tadi. Contoh : juragan aka mempublish  sebuar artikel dengan judul, &lt;a href="http://blogjuragan.blogspot.com/2010/02/cara-pasang-meta-tag-di-setiap.html"&gt;&lt;em&gt;Cara pasang meta tag di setiap postingan otomatis&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;, &lt;/em&gt;maka juragan akan merubah judulnya menjadi : &lt;a href="http://blogjuragan.blogspot.com/2010/02/cara-pasang-meta-tag-di-setiap.html"&gt;&lt;em&gt;pasang metatag setiap postingan otomatis&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;. &lt;/em&gt;Lalu setelah di publish, juragan edit kembali dengan judul semula.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Nah, demikianlah postingan belajar seo untuk blogspot kali ini dari  juragan. Barangkali ada tambahan ? atau ada masalah lain dengan seo  untuk blogspot ?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5840831120103019337-1546509075519910931?l=pherboez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherboez.blogspot.com/feeds/1546509075519910931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2011/07/kekurangan-blogspot-untuk-seo-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/1546509075519910931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/1546509075519910931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2011/07/kekurangan-blogspot-untuk-seo-dan.html' title='Kekurangan Blogspot untuk SEO dan Solusinya'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-osB6c_N4PMQ/TXr8ciq-80I/AAAAAAAAAHU/qxZUalUdtSU/s220/pherboez3.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gFF148UeJhM/TBiJ2Y3CQCI/AAAAAAAAAD4/JFRFnKSHoCM/s72-c/Blogger.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5840831120103019337.post-4128028297294569385</id><published>2011-07-20T18:52:00.000+07:00</published><updated>2011-07-20T18:54:15.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi'/><title type='text'>Membuat Sidebar berada di Kiri dan Kanan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;  &lt;span class="awal"&gt;B&lt;/span&gt;eberapa waktu yang lampau saya telah memposting bagaimana cara membuat sidebar baru pada template minima sehingga template tersebut yang asalnya dua kolom berubah bentuk menjadi tiga kolom. Dari hasil pengamatan dilihat dari komentar-komentar yang muncul pada postingan tersebut ataupun ada juga yang melalui shoutbox, mengambarkan kegembiraan para sobat yang telah berhasil menyulap blognya menjaditiga kolom, selamat dech buat yang sudah sukses. Namun diantara yang telah puas, ada juga yang masih merasa penasaran dan juga berkeinginan lebih. Beberapa komentar yang muncul, di antaranya adalah sebagai berikut : &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt; makasih bro...&lt;br /&gt;aku dah berhasil tapi alangkah bagusnya jika post berada di antara side bar itu  aku pengen yg kayak gitu gimana caranya bro????? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; mas gimana klo mo naruh colom posting di tengah diantara sidebar kiri n kanan ???? tolong ya mas... thx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; nambah kolom da bisa, tapi gimana cara nya meletakan side bar di kiri  dan kanan sedangkan tempat posting nya berada di tengah-tengan side bar  pada templete minima, tolong ya mas.. &lt;/blockquote&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rohman (anu kasep) : &lt;span style="color:red"&gt;&lt;b&gt;Hmmmmmmm... gimana ya... ada deeeech... rahasia pokoknya &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/10.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca : &lt;span style="color:blue"&gt;&lt;b&gt;dasar pelit&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/14.gif" border="0" height="18" width="34" /&gt;  &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/14.gif" border="0" height="18" width="34" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rohman (anu kasep) : &lt;span style="color:red"&gt;&lt;b&gt;Bercanda dhenk    &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt; &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/21.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;  &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/24.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt; &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/24.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt; &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/24.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca : &lt;span style="color:blue"&gt;&lt;b&gt;awas kalo ga di kasih tau&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/14.gif" border="0" height="18" width="34" /&gt; &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/14.gif" border="0" height="18" width="34" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk membuat kolom sidebar yang baru dibuat tidaklah terlalu sulit, sobat hanya perlu menempatkan kode &lt;b&gt;float&lt;/b&gt; menjadi di kiri (left) serta penambahan kode &lt;b&gt;padding-right&lt;/b&gt; agar kolom kiri tidak bertabrakan dengan kolom posting. Bingung? sengaja saya buat bingung  &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sobat yang berminat untuk menempatkan kolom sidebar di sebelah kiri, sebelum membaca artikel ini ada baiknya membaca artikel yang &lt;a href="http://kolom-tutorial.blogspot.com/2007/09/tips-menambah-kolom-pada-template-baru.html#c4849551078799985701" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;di sini &lt;/b&gt;&lt;/a&gt; terlebih dahulu karena artikel ini merupakan lanjutan dari artikel tersebut, jika sobat langsung membaca artikel ini, saya khawatir sobat menjadi tambah bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum memasuki kepada topik bahasan utama, saya sarankan kepada sobat yang mempraktekan teori yang akan saya tulis sebaiknya bukan pada blog utama, akan tetapi pada blog untuk percobaan. Ini untuk menghindarkan kejadian yang tidak di inginkan, sayang apabila blog yang telah di tata rapih menjadi amburadul akibat percobaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, ayo kita mulai sobat, dalam hal ini saya anggap sobat sudah  berhasil membuat kolom baru. Langkah pertama yang harus di ingat adalah &lt;b&gt;jangan sekali-kali memberi tanda conteng&lt;/b&gt; pada kotak kecil di samping tulisan &lt;b&gt;Expand widget Template&lt;/b&gt; karena apabila sobat mencontengnya akan keluar kode widget yang sangat ngejelimet.  Jika pada postingan yang lalu saya menuliskan kode seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt; /* Outer-Wrapper&lt;br /&gt;------------------------------------------ */&lt;br /&gt;#outer-wrapper {&lt;br /&gt;  width: 840px&lt;br /&gt;  margin:0 auto;&lt;br /&gt;  padding:10px;&lt;br /&gt;  text-align:left;&lt;br /&gt;  font: $bodyfont;&lt;br /&gt;  }&lt;br /&gt; #main-wrapper {&lt;br /&gt;  width: 410px;&lt;br /&gt;  float: left;&lt;br /&gt;  word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */&lt;br /&gt;  overflow: hidden;     /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */&lt;br /&gt;  }&lt;br /&gt; #sidebar-wrapper {&lt;br /&gt;  width: 220px;&lt;br /&gt;  float: right;&lt;br /&gt;  padding-left:10px; /* yg ini tambahan juga biar tampak ada jarak sela */&lt;br /&gt;  word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */&lt;br /&gt;  overflow: hidden;      /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color:red"&gt;     #sidebarbaru-wrapper {&lt;br /&gt;  width: 180px;&lt;br /&gt;  float: right;&lt;br /&gt;  padding-left:10px;&lt;br /&gt;  word-wrap: break-word;&lt;br /&gt;  overflow: hidden; &lt;br /&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;/code&gt;   Agar hasilnya berbeda dengan yang dulu yaitu kolom yang di buat bukan berada pada sebelah kanan, maka sobat perlu sedikit mengubah kode yang saya cetak merah menjadi seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;code&gt;    &lt;span style="color:red"&gt;     #sidebarbaru-wrapper {&lt;br /&gt;  width: 180px;&lt;br /&gt;  &lt;span style="color:blue"&gt;float: left;&lt;br /&gt;  padding-right:10px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  word-wrap: break-word;&lt;br /&gt;  overflow: hidden; &lt;br /&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;/code&gt;  Terlihat pada hurup yang saya cetak biru bahwa yang di ubah hanyalah dua baris kode saja, yang lainnya tidak perlu di ubah. Jika sudah selesai mengubahnya, jangan lupa untuk menutupnya dengan menekan tombol &lt;b&gt;simpan template&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya adalah menuju ke bagian bawah template, yaitu pada bagian &lt;b&gt;body&lt;/b&gt;, jika dulu saya menyarankan agar kode sidebaru di tempatkan seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;div align="left"&gt;  &lt;code&gt; &lt;/code&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div id="sidebar-wrapper"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:section class="sidebar" id="sidebar" preferred="yes"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:widget id="Profile1" locked="false" title="Mengenai Saya" type="Profile"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:widget id="BlogArchive1" locked="false" title="Arsip Blog" type="BlogArchive"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b:widget&gt;&lt;/b:widget&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color:red"&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div id="sidebarbaru-wrapper"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:section class="sidebar" id="sidebarbaru" preferred="yes"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;   &lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;  Maka apabila sidebar baru ingin di tempatkan di sebelah kiri, maka kode sidebar baru harus di pindahkan   di atas kode &lt;b&gt;main (posting)&lt;/b&gt; sehingga kodenya kira-kira akan menjadi seperti ini :   &lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;    &lt;div align="left"&gt;  &lt;code&gt;  &lt;span style="color:red"&gt;   &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div id="sidebarbaru-wrapper"&gt; &lt;span style="color:black"&gt; &lt;!-- perhatikan yang ini --&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;b:section class="sidebar" id="sidebarbaru" preferred="ye"&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/b:section&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;/span&gt;         &lt;span style="color:blue"&gt;  &lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div id="main-wrapper"&gt;&lt;span style="color:black"&gt; &lt;!-- perhatikan yang ini --&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:section class="main" id="main" showaddelement="no"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:widget id="Blog1" locked="true" title="Posting Blog" type="Blog"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b:widget&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;/code&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div id="sidebar-wrapper"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:section class="sidebar" id="sidebar" preferred="yes"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:widget id="Profile1" locked="false" title="Mengenai Saya" type="Profile"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:widget id="BlogArchive1" locked="false" title="Arsip Blog" type="BlogArchive"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b:widget&gt;&lt;/b:widget&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;code&gt;&lt;br /&gt; &lt;/code&gt;  &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;      &lt;br /&gt;            Apabila sudah selesai menempatkan kode sidebar baru, silahkan akhiri dengan menekan tombol &lt;b&gt;Simpan Template&lt;/b&gt;, selesai. Silahkan lihat hasilnya !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sulitkan sobat? semoga mudah untuk di mengerti. Untuk melihat  contoh blog yang mempunyai sidebar di samping kiri dan kanan, sobat bisa membuktikannya &lt;a href="http://unique-r1-9.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;di sini!&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5840831120103019337-4128028297294569385?l=pherboez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherboez.blogspot.com/feeds/4128028297294569385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2011/07/membuat-sidebar-berada-di-kiri-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/4128028297294569385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/4128028297294569385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2011/07/membuat-sidebar-berada-di-kiri-dan.html' title='Membuat Sidebar berada di Kiri dan Kanan'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-osB6c_N4PMQ/TXr8ciq-80I/AAAAAAAAAHU/qxZUalUdtSU/s220/pherboez3.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5840831120103019337.post-7969210396619939000</id><published>2011-07-20T18:31:00.002+07:00</published><updated>2011-07-20T18:36:59.075+07:00</updated><title type='text'>Tips menambah kolom pada template baru</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="awal"&gt;K&lt;/span&gt;arena banyaknya  pertanyaan seputar bagaimana cara menambah kolom pada blog, akhirnya  saya meluangkan waktu untuk menulis artikel ini. Sebenarnya untuk  menambah sebuah kolom baru bukanlah sebuah hal yang terlalu sulit, akan  tetapi tetap saja perlu sedikit pengetahuan untuk melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada  kesempatan kali ini saya tidak akan menerangkan bagaimana cara membuat  kolom dengan bantuan gambar, akan tetapi seperti biasa saya akan  menggunakan template &lt;b&gt;Minima&lt;/b&gt; yang merupakan template resmi yang di sediakan blogger yang notabene tidak menggunakan gambar.  &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mengacu kepada standarisasi dari template blogger, maka sebuah template akan mempunyai tiga elemen penting, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Elemen &lt;b&gt;Header&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Elemen &lt;b&gt;Outer&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Elemen &lt;b&gt;Footer&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk elemen &lt;b&gt;Outer&lt;/b&gt; di bagi kembali menjadi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Elemen &lt;b&gt;main&lt;/b&gt;,  elemen main ini adalah elemen tempat kita menyimpan posting, jadi  apabila kita memposting sebuah artikel maka akan masuk dan di tampilkan  pada elemen ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Elemen &lt;b&gt;Sidebar&lt;/b&gt;, elemen sidebar  ini adalah merupakan elemen untuk menyimpan berbagai blog tools ataupun  aksesori yang kita inginkan untuk mempercantik blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat  ketidak puasan dari sidebar yang hanya satu buah, maka jika kita  menginginkan adanya sidebar tambahan maka kita tentu saja harus  menambahnya sendiri, agar sedikit jelas maka akan saya perlihatkan kode  template asli dari template &lt;b&gt;minima&lt;/b&gt; (template baru/XML)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre   style=" overflow: auto; width: 480px;  height: 600pxfont-size:85%;color:red;"&gt;  &lt;span style="color: black; background-color:transparent;" &gt;  &lt;br /&gt;&amp;lt;html xmlns='http://www.w3.org/1999/xhtml' xmlns:b='http://www.google.com/2005/gml/b' xmlns:data='http://www.google.com/2005/gml/data' xmlns:expr='http://www.google.com/2005/gml/expr'&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:include data="blog" name="all-head-content"&gt;&lt;br /&gt;&lt;title&gt;&amp;lt;data:blog.pageTitle/&amp;gt;&lt;/title&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:skin&gt;&lt;!--[CDATA[/* ----------------------------------------------- Blogger Template Style Name: Minima Designer: Douglas Bowman URL: www.stopdesign.com Date: 26 Feb 2004 Updated by: Blogger Team ----------------------------------------------- */ &lt;p--&gt;/* Variable definitions&lt;br /&gt;====================&lt;br /&gt;&lt;variable name="bgcolor" description="Page Background Color" type="color" default="#fff" value="#ffffff"&gt;&lt;br /&gt;&lt;variable name="textcolor" description="Text Color" type="color" default="#333" value="#333333"&gt;&lt;br /&gt;&lt;variable name="linkcolor" description="Link Color" type="color" default="#58a" value="#5588aa"&gt;&lt;br /&gt;&lt;variable name="pagetitlecolor" description="Blog Title Color" type="color" default="#666" value="#666666"&gt;&lt;br /&gt;&lt;variable name="descriptioncolor" description="Blog Description Color" type="color" default="#999" value="#999999"&gt;&lt;br /&gt;&lt;variable name="titlecolor" description="Post Title Color" type="color" default="#c60" value="#cc6600"&gt;&lt;br /&gt;&lt;variable name="bordercolor" description="Border Color" type="color" default="#ccc" value="#cccccc"&gt;&lt;br /&gt;&lt;variable name="sidebarcolor" description="Sidebar Title Color" type="color" default="#999" value="#999999"&gt;&lt;br /&gt;&lt;variable name="sidebartextcolor" description="Sidebar Text Color" type="color" default="#666" value="#666666"&gt;&lt;br /&gt;&lt;variable name="visitedlinkcolor" description="Visited Link Color" type="color" default="#999" value="#999999"&gt;&lt;br /&gt;&lt;variable name="bodyfont" description="Text Font" type="font" default="normal normal 100% Georgia, Serif" value="normal normal 100% Georgia, Serif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;variable name="headerfont" description="Sidebar Title Font" type="font" default="normal normal 78% 'Trebuchet MS',Trebuchet,Arial,Verdana,Sans-serif" value="normal normal 78% 'Trebuchet MS',Trebuchet,Arial,Verdana,Sans-serif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;variable name="pagetitlefont" description="Blog Title Font" type="font" default="normal normal 200% Georgia, Serif" value="normal normal 200% Georgia, Serif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;variable name="descriptionfont" description="Blog Description Font" type="font" default="normal normal 78% 'Trebuchet MS', Trebuchet, Arial, Verdana, Sans-serif" value="normal normal 78% 'Trebuchet MS', Trebuchet, Arial, Verdana, Sans-serif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;variable name="postfooterfont" description="Post Footer Font" type="font" default="normal normal 78% 'Trebuchet MS', Trebuchet, Arial, Verdana, Sans-serif" value="normal normal 78% 'Trebuchet MS', Trebuchet, Arial, Verdana, Sans-serif"&gt;&lt;br /&gt;*/&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;/* Use this with templates/template-twocol.html */&lt;/p&gt; &lt;p&gt;body {&lt;br /&gt;background:$bgcolor;&lt;br /&gt;margin:0;&lt;br /&gt;color:$textcolor;&lt;br /&gt;font:x-small Georgia Serif;&lt;br /&gt;font-size/* */:/**/small;&lt;br /&gt;font-size: /**/small;&lt;br /&gt;text-align: center;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;a:link {&lt;br /&gt;color:$linkcolor;&lt;br /&gt;text-decoration:none;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;a:visited {&lt;br /&gt;color:$visitedlinkcolor;&lt;br /&gt;text-decoration:none;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;a:hover {&lt;br /&gt;color:$titlecolor;&lt;br /&gt;text-decoration:underline;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;a img {&lt;br /&gt;border-width:0;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;/* Header&lt;br /&gt;--------------------------------------- */&lt;/p&gt; &lt;p&gt;#header-wrapper {&lt;br /&gt;width:660px;&lt;br /&gt;margin:0 auto 10px;&lt;br /&gt;border:1px solid $bordercolor;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;#header-inner {&lt;br /&gt;background-position: center;&lt;br /&gt;margin-left: auto;&lt;br /&gt;margin-right: auto;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;#header {&lt;br /&gt;margin: 5px;&lt;br /&gt;border: 1px solid $bordercolor;&lt;br /&gt;text-align: center;&lt;br /&gt;color:$pagetitlecolor;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;#header h1 {&lt;br /&gt;margin:5px 5px 0;&lt;br /&gt;padding:15px 20px .25em;&lt;br /&gt;line-height:1.2em;&lt;br /&gt;text-transform:uppercase;&lt;br /&gt;letter-spacing:.2em;&lt;br /&gt;font: $pagetitlefont;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;#header a {&lt;br /&gt;color:$pagetitlecolor;&lt;br /&gt;text-decoration:none;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;#header a:hover {&lt;br /&gt;color:$pagetitlecolor;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;#header .description {&lt;br /&gt;margin:0 5px 5px;&lt;br /&gt;padding:0 20px 15px;&lt;br /&gt;max-width:700px;&lt;br /&gt;text-transform:uppercase;&lt;br /&gt;letter-spacing:.2em;&lt;br /&gt;line-height: 1.4em;&lt;br /&gt;font: $descriptionfont;&lt;br /&gt;color: $descriptioncolor;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;#header img {&lt;br /&gt;margin-left: auto;&lt;br /&gt;margin-right: auto;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;/* Outer-Wrapper&lt;br /&gt;------------------------------------------ */&lt;br /&gt;#outer-wrapper {&lt;br /&gt;width: 660px;&lt;br /&gt;margin:0 auto;&lt;br /&gt;padding:10px;&lt;br /&gt;text-align:left;&lt;br /&gt;font: $bodyfont;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;#main-wrapper {&lt;br /&gt;width: 410px;&lt;br /&gt;float: left;&lt;br /&gt;word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */&lt;br /&gt;overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;#sidebar-wrapper {&lt;br /&gt;width: 220px;&lt;br /&gt;float: right;&lt;br /&gt;word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */&lt;br /&gt;overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;/* Headings&lt;br /&gt;------------------------------------------- */&lt;/p&gt; &lt;p&gt;h2 {&lt;br /&gt;margin:1.5em 0 .75em;&lt;br /&gt;font:$headerfont;&lt;br /&gt;line-height: 1.4em;&lt;br /&gt;text-transform:uppercase;&lt;br /&gt;letter-spacing:.2em;&lt;br /&gt;color:$sidebarcolor;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;/* Posts&lt;br /&gt;------------------------------------------ */&lt;br /&gt;h2.date-header {&lt;br /&gt;margin:1.5em 0 .5em;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.post {&lt;br /&gt;margin:.5em 0 1.5em;&lt;br /&gt;border-bottom:1px dotted $bordercolor;&lt;br /&gt;padding-bottom:1.5em;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;.post h3 {&lt;br /&gt;margin:.25em 0 0;&lt;br /&gt;padding:0 0 4px;&lt;br /&gt;font-size:140%;&lt;br /&gt;font-weight:normal;&lt;br /&gt;line-height:1.4em;&lt;br /&gt;color:$titlecolor;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.post h3 a, .post h3 a:visited, .post h3 strong {&lt;br /&gt;display:block;&lt;br /&gt;text-decoration:none;&lt;br /&gt;color:$titlecolor;&lt;br /&gt;font-weight:normal;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.post h3 strong, .post h3 a:hover {&lt;br /&gt;color:$textcolor;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.post p {&lt;br /&gt;margin:0 0 .75em;&lt;br /&gt;line-height:1.6em;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.post-footer {&lt;br /&gt;margin: .75em 0;&lt;br /&gt;color:$sidebarcolor;&lt;br /&gt;text-transform:uppercase;&lt;br /&gt;letter-spacing:.1em;&lt;br /&gt;font: $postfooterfont;&lt;br /&gt;line-height: 1.4em;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.comment-link {&lt;br /&gt;margin-left:.6em;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;.post img {&lt;br /&gt;padding:4px;&lt;br /&gt;border:1px solid $bordercolor;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;.post blockquote {&lt;br /&gt;margin:1em 20px;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;.post blockquote p {&lt;br /&gt;margin:.75em 0;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;/* Comments&lt;br /&gt;-------------------------------------------- */&lt;br /&gt;#comments h4 {&lt;br /&gt;margin:1em 0;&lt;br /&gt;font-weight: bold;&lt;br /&gt;line-height: 1.4em;&lt;br /&gt;text-transform:uppercase;&lt;br /&gt;letter-spacing:.2em;&lt;br /&gt;color: $sidebarcolor;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;#comments-block {&lt;br /&gt;margin:1em 0 1.5em;&lt;br /&gt;line-height:1.6em;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;#comments-block .comment-author {&lt;br /&gt;margin:.5em 0;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;#comments-block .comment-body {&lt;br /&gt;margin:.25em 0 0;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;#comments-block .comment-footer {&lt;br /&gt;margin:-.25em 0 2em;&lt;br /&gt;line-height: 1.4em;&lt;br /&gt;text-transform:uppercase;&lt;br /&gt;letter-spacing:.1em;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;#comments-block .comment-body p {&lt;br /&gt;margin:0 0 .75em;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;.deleted-comment {&lt;br /&gt;font-style:italic;&lt;br /&gt;color:gray;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;#blog-pager-newer-link {&lt;br /&gt;float: left;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#blog-pager-older-link {&lt;br /&gt;float: right;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;#blog-pager {&lt;br /&gt;text-align: center;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.feed-links {&lt;br /&gt;clear: both;&lt;br /&gt;line-height: 2.5em;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;/* Sidebar Content&lt;br /&gt;------------------------------------------ */&lt;br /&gt;.sidebar {&lt;br /&gt;color: $sidebartextcolor;&lt;br /&gt;line-height: 1.5em;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.sidebar ul {&lt;br /&gt;list-style:none;&lt;br /&gt;margin:0 0 0;&lt;br /&gt;padding:0 0 0;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;.sidebar li {&lt;br /&gt;margin:0;&lt;br /&gt;padding:0 0 .25em 15px;&lt;br /&gt;text-indent:-15px;&lt;br /&gt;line-height:1.5em;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.sidebar .widget, .main .widget {&lt;br /&gt;border-bottom:1px dotted $bordercolor;&lt;br /&gt;margin:0 0 1.5em;&lt;br /&gt;padding:0 0 1.5em;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.main .Blog {&lt;br /&gt;border-bottom-width: 0;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;/* Profile&lt;br /&gt;------------------------------------------- */&lt;br /&gt;.profile-img {&lt;br /&gt;float: left;&lt;br /&gt;margin: 0 5px 5px 0;&lt;br /&gt;padding: 4px;&lt;br /&gt;border: 1px solid $bordercolor;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.profile-data {&lt;br /&gt;margin:0;&lt;br /&gt;text-transform:uppercase;&lt;br /&gt;letter-spacing:.1em;&lt;br /&gt;font: $postfooterfont;&lt;br /&gt;color: $sidebarcolor;&lt;br /&gt;font-weight: bold;&lt;br /&gt;line-height: 1.6em;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.profile-datablock {&lt;br /&gt;margin:.5em 0 .5em;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.profile-textblock {&lt;br /&gt;margin: 0.5em 0;&lt;br /&gt;line-height: 1.6em;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.profile-link {&lt;br /&gt;font: $postfooterfont;&lt;br /&gt;text-transform: uppercase;&lt;br /&gt;letter-spacing: .1em;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;/* Footer&lt;br /&gt;-------------------------------------------- */&lt;br /&gt;#footer {&lt;br /&gt;width:660px;&lt;br /&gt;clear:both;&lt;br /&gt;margin:0 auto;&lt;br /&gt;padding-top:15px;&lt;br /&gt;line-height: 1.6em;&lt;br /&gt;text-transform:uppercase;&lt;br /&gt;letter-spacing:.1em;&lt;br /&gt;text-align: center;&lt;br /&gt;}&lt;/p&gt; &lt;p&gt;/** Page structure tweaks for layout editor wireframe */&lt;br /&gt;body#layout #header {&lt;br /&gt;margin-left: 0px;&lt;br /&gt;margin-right: 0px;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;]]&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div id="outer-wrapper"&gt;&lt;div id="wrap2"&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;!-- skip links for text browsers --&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="skiplinks" style="display:none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=5840831120103019337#main"&gt;skip to main &lt;/a&gt; |&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=5840831120103019337#sidebar"&gt;skip to sidebar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div id="header-wrapper"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:section class="header" id="header" maxwidgets="1" showaddelement="no"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:widget id="Header1" locked="true" title="3 kolom (Header)" type="Header"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b:widget&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="content-wrapper"&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div id="crosscol-wrapper" style="text-align:center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:section class="crosscol" id="crosscol" showaddelement="no"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div id="main-wrapper"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:section class="main" id="main" showaddelement="no"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:widget id="Blog1" locked="true" title="Posting Blog" type="Blog"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b:widget&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div id="sidebar-wrapper"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:section class="sidebar" id="sidebar" preferred="yes"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;!-- spacer for skins that want sidebar and main to be the same height--&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="clear"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;!-- end content-wrapper --&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div id="footer-wrapper"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:section class="footer" id="footer"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;!-- end outer-wrapper --&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/variable&gt;&lt;/b:skin&gt;&lt;/b:include&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kode diatas, yang perlu di perhatikan adalah kode di sekitar &lt;b&gt;Outer-Wrapper&lt;/b&gt; :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/* Outer-Wrapper&lt;br /&gt;------------------------------------------ */&lt;br /&gt;#outer-wrapper {&lt;br /&gt;width: 660px;&lt;br /&gt;margin:0 auto;&lt;br /&gt;padding:10px;&lt;br /&gt;text-align:left;&lt;br /&gt;font: $bodyfont;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;#main-wrapper {&lt;br /&gt;width: 410px;&lt;br /&gt;float: left;&lt;br /&gt;word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */&lt;br /&gt;overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;#sidebar-wrapper {&lt;br /&gt;width: 220px;&lt;br /&gt;float: right;&lt;br /&gt;word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */&lt;br /&gt;overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti saya singgung diatas bahwa &lt;b&gt;Outer-Wrapper&lt;/b&gt; merupakan wadah untuk menyimpan &lt;b&gt;main-wrapper&lt;/b&gt; serta &lt;b&gt;sidebar-wrapper&lt;/b&gt;.  Jadi jika kita ingin menambah kolom baru atau dengan kata lain sidebar  baru, maka hal yang pertama wajib di lakukan adalah menambah nilai lebar  dari &lt;b&gt;Outer-wrapper&lt;/b&gt; itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bagaimanakah  cara menambahkan kolom baru? Yang pertama harus di pikirkan adalah  berapakah lebar kolom baru yang mau kita buat. Ok, biar sejalan saya  ambil contoh lebar yang akan di buat adalah sebesar 180 pixel, jadi  secara otomatis kita harus merubah lebar dari &lt;b&gt;Outer-wrapper&lt;/b&gt; terlebih dahulu, sehingga secara kasar lebar &lt;b&gt;outer-wrapper&lt;/b&gt;  menjadi : 410 pixel + 220 pixel + 180 pixel + 20 pixel = 830 pixel,  biar ada sedikt sela, maka kita tambah 10 pixel sehingga nilainya  menjadi 840 pixel. Untuk menambah kode sidebar baru, saya beri contoh  seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#sidebarbaru-wrapper {&lt;br /&gt;width: 180px;&lt;br /&gt;float: right;&lt;br /&gt;padding-left:10px;&lt;br /&gt;word-wrap: break-word;&lt;br /&gt;overflow: hidden;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka apabila di tambahkan kodenya jadi seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/* Outer-Wrapper&lt;br /&gt;------------------------------------------ */&lt;br /&gt;#outer-wrapper {&lt;br /&gt;width: &lt;span style="color:red;"&gt;840px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;margin:0 auto;&lt;br /&gt;padding:10px;&lt;br /&gt;text-align:left;&lt;br /&gt;font: $bodyfont;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;#main-wrapper {&lt;br /&gt;width: 410px;&lt;br /&gt;float: left;&lt;br /&gt;word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */&lt;br /&gt;overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;#sidebar-wrapper {&lt;br /&gt;width: 220px;&lt;br /&gt;float: right;&lt;br /&gt;padding-left:10px; /* &lt;span style="color:red;"&gt;yg ini tambahan juga biar tampak ada jarak sela &lt;/span&gt;*/&lt;br /&gt;word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */&lt;br /&gt;overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;#sidebarbaru-wrapper {&lt;br /&gt;width: 180px;&lt;br /&gt;float: right;&lt;br /&gt;padding-left:10px;&lt;br /&gt;word-wrap: break-word;&lt;br /&gt;overflow: hidden;&lt;br /&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu merupakan langkah pertama yang kita lakukan. langkah yang kedua adalah kita harus membuat kode yang di pasang pada bagian &lt;b&gt;body&lt;/b&gt;. Sebagai contoh pada template diatas, kode &lt;b&gt;id&lt;/b&gt; untuk sidebar adalah seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;textarea style="width: 490px; height: 200px" name="txt" rows="100" wrap="VIRTUAL" cols="55"&gt;&amp;lt;div id='sidebar-wrapper'&amp;gt;         &amp;lt;b:section class='sidebar' id='sidebar' preferred='yes'&amp;gt; &amp;lt;b:widget id='Profile1' locked='false' title='Mengenai Saya' type='Profile'/&amp;gt; &amp;lt;b:widget id='BlogArchive1' locked='false' title='Arsip Blog' type='BlogArchive'/&amp;gt; &amp;lt;/b:section&amp;gt;       &amp;lt;/div&amp;gt;  &lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kewajiban selanjutnya adalah memasang kode untuk &lt;b&gt;id&lt;/b&gt; sidebarbaru yang akan kita buat, kodenya seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;textarea style="width: 490px; height: 120px" name="txt" rows="100" wrap="VIRTUAL" cols="55"&gt;&amp;lt;div id='sidebarbaru-wrapper'&amp;gt; &amp;lt;b:section class='sidebar' id='sidebarbaru' preferred='yes'/&amp;gt; &amp;lt;/div&amp;gt;  &lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila di padukan, simpanlah kode sidebaru di bawah kode sidebar yang asli, kodenya kira-kira seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;textarea style="width: 490px; height: 300px" name="txt" rows="100" wrap="VIRTUAL" cols="55"&gt;&amp;lt;div id='sidebar-wrapper'&amp;gt;         &amp;lt;b:section class='sidebar' id='sidebar' preferred='yes'&amp;gt; &amp;lt;b:widget id='Profile1' locked='false' title='Mengenai Saya' type='Profile'/&amp;gt; &amp;lt;b:widget id='BlogArchive1' locked='false' title='Arsip Blog' type='BlogArchive'/&amp;gt; &amp;lt;/b:section&amp;gt;       &amp;lt;/div&amp;gt;   &amp;lt;div id='sidebarbaru-wrapper'&amp;gt; &amp;lt;b:section class='sidebar' id='sidebarbaru' preferred='yes'/&amp;gt; &amp;lt;/div&amp;gt;  &lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolom baru yang kita buat sudah tercipta.  Agar tampak lebih menarik, maka sebaiknya kita pun mengubah lebar dari  header serta footer dengan nilai yang sama untuk &lt;b&gt;Outer-wrapper&lt;/b&gt; yaitu sebesar 840 px.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih bingung?  &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif" border="0" height="18" width="20" /&gt; &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/13.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar  tidak terlalu bingung, saya ajak sobat untuk mempraktekannya langsung.  Silahkan sobat buat satu blog baru sebagai percobaan (jangan pada blog  yang utama), pilihlah template &lt;b&gt;minima&lt;/b&gt; yang biasa. Sudah siapkah  sobat? Ok, kita langsung meluncur ke TKP dan saya asumsikan sobat sudah  mempunyai satu blog baru sebagai bahan percobaan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sign in di blogger&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik menu &lt;b&gt;Layout&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik menu &lt;b&gt;Edit HTML&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ingat ! &lt;b&gt;jangan&lt;/b&gt; memberi tanda centang pada kotak kecil di samping tulisan &lt;b&gt;Expand Widget Template&lt;/b&gt;, sekali lagi &lt;b&gt;jangan&lt;/b&gt; mencentangnya, karena jika sobat mencentangnya nanti akan keluar kode-kode widget yang memusingkan kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cari kode seperti di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;textarea style="width: 490px; height: 100px" name="txt" rows="100" wrap="virtual" cols="55"&gt;  #header-wrapper {   width:660px;   margin:0 auto 10px;   border:1px solid $bordercolor;   } &lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ganti nilai 660px dengan 840px, sehingga kodenya jadi seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;textarea style="width: 490px; height: 100px" name="txt" rows="100" wrap="virtual" cols="55"&gt;  #header-wrapper {   width:840px;   margin:0 auto 10px;   border:1px solid $bordercolor;   } &lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cari kode seperti di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;textarea style="width: 490px; height: 120px" name="txt" rows="100" wrap="virtual" cols="55"&gt;#outer-wrapper {   width: 660px;   margin:0 auto;   padding:10px;   text-align:left;   font: $bodyfont;   }      &lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;ganti nilai 660px menjadi 840px, sehingga kodenya menjadi seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;textarea style="width: 490px; height: 120px" name="txt" rows="100" wrap="virtual" cols="55"&gt;#outer-wrapper {   width: 840px;   margin:0 auto;   padding:10px;   text-align:left;   font: $bodyfont;   }   &lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;cari kode seperti di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;textarea style="width: 490px; height: 120px" name="txt" rows="100" wrap="virtual" cols="55"&gt;#sidebar-wrapper {   width: 220px;   float: right;   word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */   overflow: hidden;      /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */ } &lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Copy paste kode berikut persis di bawah kode yang seperti di atas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;textarea style="width: 490px; height: 120px" name="txt" rows="100" wrap="virtual" cols="55"&gt;#sidebarbaru-wrapper {   width: 180px;   float: right;   psdding-left:10px;   word-wrap: break-word;    overflow: hidden;      } &lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cari kode seperti di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;textarea style="width: 490px; height: 150px" name="txt" rows="100" wrap="virtual" cols="55"&gt;#footer {   width:660px;   clear:both;   margin:0 auto;   padding-top:15px;   line-height: 1.6em;   text-transform:uppercase;   letter-spacing:.1em;   text-align: center; } &lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ganti nilai 660px menjadi 840 px, sehingga kodenya akan seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;textarea style="width: 490px; height: 150px" name="txt" rows="100" wrap="virtual" cols="55"&gt;#footer {   width:840px;   clear:both;   margin:0 auto;   padding-top:15px;   line-height: 1.6em;   text-transform:uppercase;   letter-spacing:.1em;   text-align: center; } &lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cari kode seperti di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;textarea style="width: 490px; height: 150px" name="txt" rows="100" wrap="virtual" cols="55"&gt;&amp;lt;div id='sidebar-wrapper'&amp;gt;         &amp;lt;b:section class='sidebar' id='sidebar' preferred='yes'&amp;gt; &amp;lt;b:widget id='Profile1' locked='false' title='Mengenai Saya' type='Profile'/&amp;gt; &amp;lt;b:widget id='BlogArchive1' locked='false' title='Arsip Blog' type='BlogArchive'/&amp;gt; &amp;lt;/b:section&amp;gt;       &amp;lt;/div&amp;gt;  &lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Copy kode berikut, lalu paste persis di bawah kode yang seperti di atas :  &lt;p align="left"&gt;&lt;textarea style="width: 490px; height: 150px" name="txt" rows="100" wrap="virtual" cols="55"&gt;&amp;lt;div id='sidebarbaru-wrapper'&amp;gt; &amp;lt;b:section class='sidebar' id='sidebarbaru' preferred='yes'/&amp;gt; &amp;lt;/div&amp;gt;  &lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik tombol &lt;b&gt;Simpan Template&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melihat efek hasilnya, silahkan klik &lt;b&gt;Elemen Halaman&lt;/b&gt;  apakah sudah berformasi tiga kolom atau belum? jika sudah, silahkan isi  sidebar tersebut dengan apa saja lalu lihatlah hasil nyatanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah  di atas merupakan metoda dasar saja, untuk menambahkan variasi lain,  sobat memerlukan pengetahuan serta kretifitas. Agar sobat yakin dengan  apa yang saya terangkan, sobat bisa melihat contoh yang sudah jadi,  silahkan klik&lt;a href="http://3-kolom.blogspot.com/" target="_blank"&gt; &lt;b&gt;di sini !&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh kunjungi juga ya blog baruku, coba klik &lt;a href="http://css-lybrary.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;di sini !&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berexperimen ! &lt;/li&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5840831120103019337-7969210396619939000?l=pherboez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherboez.blogspot.com/feeds/7969210396619939000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2011/07/k-arena-banyaknya-pertanyaan-seputar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/7969210396619939000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/7969210396619939000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2011/07/k-arena-banyaknya-pertanyaan-seputar.html' title='Tips menambah kolom pada template baru'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-osB6c_N4PMQ/TXr8ciq-80I/AAAAAAAAAHU/qxZUalUdtSU/s220/pherboez3.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5840831120103019337.post-6461467623759785217</id><published>2011-07-20T18:24:00.002+07:00</published><updated>2011-07-20T18:28:49.602+07:00</updated><title type='text'>Tips Membuat Multi Kolom</title><content type='html'>Jumpa lagi.... jumpa lagi euy dengan kang Rohman asli dari bandung (narsis abissssss). Yupssss... kesempatan kali ini mau sedikit mengulas tentang blog design. Pernah mengunjungi blog yang menggunakan wordpress? saya yakin jawabannya pernah bahkan sering. Kalau jawabanya seperti itu, tentunya sering juga dong memperhatikan layout atau desain dari templatenya. Nah jika saya sendiri sering memperhatikan bahwa template wordpress dibagian footer nya sering kali dibuat menjadi multi kolom, ada yang dibuat jadi dua kolom, tiga kolom, dan ada juga yang sampai empat kolom. Mungkin bagi yang sedikit kritis akan muncul pikiran atau bahkan pertanyaan "apakah bisa template blogger bagian footer nya dibuat menjadi multi kolom?" Saya tegaskan jawabanya adalah "bisa". mau tau caranya? ya udah baca dech sampai tuntas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat bagian footer menjadi multi kolom tidaklah sulit seperti yang sobat bayangkan (so pinter niye), hanya sedikt trik yang perlu dilakukan maka nanti akan tercipta footer blog yang multi kolom. Agar lebih untuk mempermudah pemahaman tentang trik ini, saya sarankan sobat untuk mempraktekannya secara langsung, caranya buatlah satu buah blog untuk percobaan (jangan pada blog utama), ini untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan terhadap blog sobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan pertama yang harus di perhitungkan adalah berapa lebar kolom keseluruhan yang mau kita pecah menjadi multi kolom. selanjutnya yaitu berapa kolom yang mau di buat? kemudian berapa jarak antara kolom yang satu dengan kolom yang lainnya? Jika kita melihat terhadap banyaknya template, tentu saja tidak akan menemui titik temu atau kata yang sama dalam hal persiapan hal di atas tadi, nah agar semuanya menjadi seragam maka saya akan mengambil contoh dengan menggunakan template minima yaitu template asli yang di sediakan oleh blogger.com dengan pilihan warna putih. Banyaknya kolom yang akan kita buat adalah sebanyak tiga kolom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya perhatikan, template minima asli mempunyai lebar kolom sebesar 660px atau 660 pixel, karena kolom yang akan kita buat sebanyak tiga kolom, maka secara perhitungan matematika adalah seperti ini --&amp;gt; 660px : 3 = 220px. akan tetapi apabila memakai angka tersebut maka tulisan yang tersimpan antara kolom yang satu dengan yang lainnya akan bertabrakan sehingga menjadi tidak sedap untuk di pandang mata. Untuk mengatasi masalah ini maka perlu menambahkan jarak sela antar kolom, kode pembuat jarak sela adalah padding, misalkan ambil contoh besar padding yang akan saya gunakan adalah sebesar 10 pixel. hasil dari perhitungan yang kita pakai adalah kolom yang akan di buat adalah sebesar 205px (205 pixel). Agar sedikit tampak lebih cantik, akan saya tambahkan pula kode UL LI sehingga sebuah link yang akan tercipta melalui kode ini akan berubah warna background yang cantik, nanti lihat contohnya dech...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh... sudah buat belum blog minima nya? buat donk agar lebih mudah untuk di pahami... atau sudah siapp.... bener sudah siap?... kita mulaiiiiii...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah #1 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang harus di ingat adalah jangan mencentang kotak kecil di samping tulisan expand widget template karena jika sobat mencontengnya maka akan keluar kode widget yang bikin pusing kepala, jadi sekali lagi Jangan mencontengnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahkan kode berikut persis di atas kode ]]&amp;gt; :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/* bottom&lt;br /&gt;---------------------------- */&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#bottom {&lt;br /&gt;width: 660px;&lt;br /&gt;position: relative;&lt;br /&gt;clear:both;&lt;br /&gt;margin: 0 auto;&lt;br /&gt;color:#fff;&lt;br /&gt;float: left;&lt;br /&gt;background:#BDBABD;&lt;br /&gt;padding: 15px 0 15px 0;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#bottom h2 {&lt;br /&gt;padding: 5px 0 2px 0;&lt;br /&gt;margin: 0 0 10px 0;&lt;br /&gt;color:#ff5a00;&lt;br /&gt;font-size: 24px;&lt;br /&gt;letter-spacing: -1px;&lt;br /&gt;border-bottom: 1px solid #fff;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#bottom ul {&lt;br /&gt;padding: 0;&lt;br /&gt;margin: 0;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#bottom ul li {&lt;br /&gt;line-height: 26px;&lt;br /&gt;list-style-type: none;&lt;br /&gt;border-bottom: 1px dashed #031c5d;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#bottom ul li a {&lt;br /&gt;display: block;&lt;br /&gt;padding: 0 10px;&lt;br /&gt;color:#0701FD;&lt;br /&gt;text-decoration: none;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;#bottom ul li a:hover {&lt;br /&gt;background: #B1ACB1;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#left-bottom { /* yang ini nih kode kolom kiri */&lt;br /&gt;width: 205px;&lt;br /&gt;float: left;&lt;br /&gt;padding-left:10px;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#center-bottom { /* kalo yg ini kode kolom tengah */&lt;br /&gt;width: 205px;&lt;br /&gt;float: left;&lt;br /&gt;padding-left:10px;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#right-bottom { /* kalo yg ini kode kolom kanan */&lt;br /&gt;width: 205px;&lt;br /&gt;float: left;&lt;br /&gt;padding: 0 5px 0 10px;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuju bagian body yaitu pada bagian bawah kode template, dan cari kode yang mirip seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;code&gt;&lt;div id="footer-wrapper"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:section class="footer" id="footer"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;/div&gt; &lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div id="footer-wrapper"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:section class="footer" id="footer"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Copy paste kode berikut persis di atas kode yang atas tadi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;div id="bottom"&gt;&lt;code&gt; &lt;/code&gt;&lt;p&gt; &lt;b:section class="bottom" id="left-bottom"&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;b:section class="bottom" id="center-bottom"&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;b:section class="bottom" id="right-bottom"&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div id="bottom"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:section class="bottom" id="left-bottom"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:section class="bottom" id="center-bottom"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b:section class="bottom" id="right-bottom"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;/b:section&gt;&lt;/b:section&gt;Selamat bereksperimen !&lt;/div&gt;Jangan lupa akhiri dengan mengklik tombol Simpan Template.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah #2 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klik menu Elemen Halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat apakah kolom yang tadi dibuat sudah tampak atau belum? jika sudah, klik link Tambah sebuah Elemen Halaman, klik tombol TAMBAHKAN KE BLOG di bawah tulisan Feed, untuk sekedar mencoba, silahkan isikan dengan alamat berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://template-unik.blogspot.com/atom.xml&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://rubrik-elektronik.blogspot.com/atom.xml&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau juga yang ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://kolom-tutorial.blogspot.com/atom.xml&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa untuk klik tombol SIMPAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan lihat hasilnya apakah sudah sukses atau belum? jika belum sukses coba lihat lagi lanhkah-langkah di atas, barangkali ada yang terlewatkan. Jika sudah sukses, ucapkan terima kasih kepada kang rohman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih kurang percaya dengan yang saya tulis, bolehlah lihat contoh jadinya. Silahkan klik di sini! atau jika ingin melihat aplikasi lain dari kode di atas bisa di lihat di sini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan kolom yang seperti di atas, kebanyakan di gunakan untuk Recent Post atau juga Recent Comments. Untuk membuat Recent Posts atau juga Recents Comments akan saya bahas pada postingan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5840831120103019337-6461467623759785217?l=pherboez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherboez.blogspot.com/feeds/6461467623759785217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2011/07/tips-membuat-multi-kolom.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/6461467623759785217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/6461467623759785217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2011/07/tips-membuat-multi-kolom.html' title='Tips Membuat Multi Kolom'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-osB6c_N4PMQ/TXr8ciq-80I/AAAAAAAAAHU/qxZUalUdtSU/s220/pherboez3.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5840831120103019337.post-8764769590124879294</id><published>2009-01-13T08:43:00.010+07:00</published><updated>2009-01-13T09:43:33.042+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selayang Pandang'/><title type='text'>KEASYIKAN WISATA DI BHUMI AREMA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_29HnA-A8E6c/SWv7xz0dZgI/AAAAAAAAACE/cEEQCrvdbkU/s1600-h/malang(2).jpg"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290599020419180034" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 155px; CURSOR: hand; HEIGHT: 125px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_29HnA-A8E6c/SWv7xz0dZgI/AAAAAAAAACE/cEEQCrvdbkU/s320/malang%25282%2529.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Hawa yang sejuk, suasana yang tenang, Malang memang terlihat sederhana. Namun siapa yang menyangka bahwa begitu banyak kekayaan yang tersimpan di dalamnya? Coba kita telusuri sedikit dari berbagai macam hal yang menarik di kota ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Wisata Kota&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setelah menginjakkan kaki di kota Malang, luangkan waktu beberapa saat untuk mengenal lebih dekat sekaligus merasakan denyut kehidupan kota ini. Untuk mengawali liburan Anda, ada beberapa lokasi di tengah kota yang bisa disusuri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_29HnA-A8E6c/SWv1hA3VMEI/AAAAAAAAAB8/MPnJkra3vvg/s1600-h/masjid+jami.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290592134793343042" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 172px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_29HnA-A8E6c/SWv1hA3VMEI/AAAAAAAAAB8/MPnJkra3vvg/s320/masjid+jami.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Salah satunya adalah Alun-Alun Malang. Berupa taman cantik dengan pohon beringin yang rindang di salah satu sudut. Saat siang hari, alun-alun yang terletak di Jl. Merdeka ini, menjadi tempat favorit warga Malang untuk sekadar bersantai.&lt;br /&gt;Ada beberapa kursi taman yang tertata apik, dilengkapi air mancur dan puluhan ekor burung merpati yang beterbangan di sekitar Alun-Alun. Tak jauh dari tempat ini, Anda bisa menemukan Gereja Katedral yang sudah menjadi salah saat cagar budaya. Di kawasan ini juga terdapat bangunan peninggalan Belanda, yaitu Gedung Balaikota.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Poncokusumo, Pusatnya Apel&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_29HnA-A8E6c/SWv0TYn6X4I/AAAAAAAAAB0/W4kWprUrMg4/s1600-h/apel.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Selain Batu, kawasan Poncokusumo yang berada di kaki Semeru juga dikenal sebagai pusatnya apel di wilayah timur Malang. Walau belum menjadi tujuan wisata utama, namun Apel Manalagi yang dihasilkan di daerah ini, rasanya manis dan renyah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Desa ini memiliki berhektar-hektar perkebunan apel dan hampir setiap hari selalu ada petani yang memanen buah apel. Para petani apel di sini pun tidak berkeberatan bila Anda ingin melihat proses pemanenan apel, termasuk membeli apel-apel segar yang baru saja dipetik dari pohon.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Coban Rondo, Wisata Lengkap&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wana Wisata Coban Rondo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Desa Pandesari, Kecamatan Pujon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kabupaten Malang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jawa Timur 65391&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wisata alam adalah salah satu daya tarik yang ditawarkan oleh Malang. Posisi geografisnya yang berada di dataran tinggi, memungkinkan Malang memiliki begitu banyak pesona alam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Salah satunya adalah air terjun Coban Rondo yang mengalir dari kaki Gunung Kawi. Ratusan wisatawan yang berkunjung ke sini setiap tahunnya untuk melihat coban (air terjun) yang berada di ketinggian 1135 mdpl dengan ketinggian 84 meter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Selain melihat air terjun, ada berbagai aktivitas lain. Misalnya program edu-holiday, seperti Petik Bunga Mawar dan Sayuran Organik, Student Camp, Naik Gajah, Outbond for Kids dan Family Gathering/Camp.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bila Anda lebih tertarik dengan aktivitas penuh petualangan, cobalah ikuti Jungle Trekking, Days of Adventure dengan berkemah di alam bebas selama 1-2 malam. Atau mengikuti Wet Trekking dan Tasung (Telusur Aliran Sungai Gunung) dengan menggunakan perahu. Aksi tembak menembak dengan paintball dan berbagai aktivitas outbond training juga ada di sini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Melihat Pelangi di Coban Pelangi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Meski terhitung sebagai kota yang cukup pesat perkembangannya, Malang masih memiliki waterfall cantik untuk dikunjungi. Selain Coban Rondo yang telah populer, di sini juga terdapat coban (air terjun) lain yang tak kalah unik, yaitu Coban Pelangi di Desa Gubug Klakah, Tumpang. Dinamakan Coban Pelangi karena air terjun ini sering membiaskan warna pelangi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Untuk mengunjungi coban yang terletak di Sungai Amprong ini, arahkan perjalanan menuju Tumpang, dilanjutkan menuju Desa Gubug Klakah. Hati-hati karena setelah melewati desa, jalan mulai menanjak dan berkelok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Setelah membeli tiket masuk Rp.3.100,-/orang dan menyusuri jalan setapak yang menurun serta melintasi jembatan, Anda akan tiba di coban. Paling pas mengunjungi tempat ini di pagi hari karena kabut sering muncul setelah lewat dari tengah hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Santai di Pantai Balekambang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kali ini saatnya untuk berjemur di pantai. Perjalanan darat harus ditempuh sekitar dua jam lamanya dengan kondisi jalanan yang berlubang pula. Namun saat tiba di Pantai Balekambang, Anda akan terpesona melihat pantainya yang indah, landai dengan pasir kecokelatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Duduk di tepi pantainya pun nyaman karena banyak terdapat pohon Ketapang besar. Di sini pun ada dua pulau karang kecil, salah satunya Pulau Ismaya yang memiliki pura. Saat melihatnya, serasa berada di Tanah Lot, Bali. Pulau ini bisa diakses dari daratan utama berkat adanya jembatan beton.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Edu-Holiday at Selecta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Merupakan salah satu taman rekreasi tertua di Indonesia, didirikan tahun 1930. Di tempat ini ada kolam renang, pemandian air panas, kolam kano, taman bermain anak, taman bunga, arena jogging, arena berkuda, becak dan mobil mini serta beragam jenis tumbuhan dan bunga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Fasilitas di arena bermain anak pun cukup lengkap, mulai dari ayunan sampai trek mobil mini, atau mengajak si kecil mengelilingi kolam kano dengan menggunakan perahu bebek. Selecta juga dilengkapi fasilitas hotel dengan delapan tipe kamar dan meeting hall.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Coffe Time@Pit Stop Cofee &amp;amp; Tea Bar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jl. Semeru 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Rajabally, Malang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Salah satu tempat nongkrong favorit anak muda di Malang ini, kental dengan nuansa otomotif. Selain bersantai sambil menikmati kopi atau hidangan lainnya plus menonton tayangan lewat big screen, disediakan pula dua meja biliar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Oh iya, Anda juga harus mencicipi secangkir kopi di kafe ini. Jumlahnya ada 40 jenis! Mulai dari kopi Italia sampai lokal. Ingin mengisi perut? Di sini juga ada kok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Bengong di Bale Barong Cafe 'n resto&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jl. P. Sudirman 81-83&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Malang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tercatat sebagai entertainment center anak muda Malang. Dentuman musik dari live music, aksi Disk Jockey, dancer dan band yang tampil di atas stage, menjadi hiburan tersendiri. Selain menyajikan regular event, arena dugem terlama di Malang ini juga sering menggelar berbagai event dengan tema yang seru dan variatif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Hugo's Cafe: "Tempat party se-party-party-nya"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;DiengPlaza, Lt. Basement&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jl. Raya Langsep 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Malang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Itulah tagline yang diusung oleh kafe ini. Berbagai event tetap, digelar rutin setiap minggunya. Seperti The University Party (Senin), Beer Party (Selasa), TeqGirls Party (Rabu) dan When Angel Meet Devil (Sabtu).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Selain aksi para DJ dan aksi panggung dari band lokal, setiap jam 12 malam seluruh staf Hugo's Cafe akan naik ke atas panggung dan di alas meja bar sambil menarikan Black Legend, tarian khas Hugo's Cafe. Unik juga, ya!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Rekreasi di Losta Masta Cafe &amp;amp; Restaurant&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jl. Raya Mulyoagung 188&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Malang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Lokasinya ada di antara kota Malang dan Batu. Sudah berdiri sejak lima tahun dan berada tepat di samping Taman Rekreasi Sengkaling. Selain area yang luas, pemandangan kafe yang mengarah ke area taman rekreasi menjadi keunikan yang diandalkan oleh kafe ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Terdiri dari tiga lantai area indoor dan outdoor yang dilengkapi sejumlah bale-bale atau pondok kecil. Banyak wisatawan yang lalu-lalang dari Malang ke Batu datang berkunjung ke tempat ini. Berbagai menu western, Chinese maupun khas Indonesia, semua ada di sini. Selepas jam 22.00, Anda bisa menikmati live band dan DJ (kecuali hari Minggu).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Bersantap ala Kolonial di Padi Resto &amp;amp; Galery&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jl. Pahlawan Trip No. 19&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Malang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bisa dibilang, inilah salah satu resto eksklusif di Malang. Dengan bangunan bergaya kolonial dan penataan interior yang homey, dilengkapi halaman luas, rasanya nyaman sekali bersantap di sini. Meski mengadopsi nama galeri, tidak ada ruang pamer khusus karena semua ruangan bisa diubah menjadi galeri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dari sekian banyak menu yang ada, cobalah Beef Montecarlo, yaitu sepotong daging yang dilumuri mozzarella chesse plus William potato yang dibentuk seperti buah pir. Satu lagi yang tak kalah lezat adalah Norwegian Salmon; hidangan ikan salmon segar dengan saus rasa udang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Soal minuman, cicipi Kawi Temple (racikan dari strawberry, jambu, melon, peach, leci, mangga, orange, nanas dan geradine sirup) yang manis dan segar. Suasana nyaman plus makanan lezat, wah... memang sempurna!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Cwie Mie, Khas Malang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;H&amp;amp;T Cui Mie by Gloria&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ruko Kawi Atas 43B&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Malang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Hidangan ini adalah salah satu yang berhasil go public alias banyak ditemui di berbagai daerah di luar Malang. Jadi, tentunya tidak afdol kalau tidak mencoba di daerah asalnya. Sekilas, cui mie mirip seperti mie ayam atau mie pangsit yang berisi mie rebus, potongan ayam plus pangsit goreng. Bedanya, ukuran mie yang dipakai biasanya lebih kecil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Salah satu yang direkomendasikan adalah H&amp;amp;T Cui Mie by Gloria. Variasinya ada Cui Mie Kriuk, Ayam Tempura soma rasa unik lainnya. Untuk yang terbiasa dengan porsi besar, silahkan pilih Super Dupper Yumie (Rp.15.000,-).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Makan Bakpao Ungu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jl. Raya Purwodadi No. 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Simping, Pasuruan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bukan terbuat dari terigu seperti umumnya, bakpao di tempat ini dibuat dari ubi jalar atau disebut telo dalam bahasa setempat. Warnanya pun bukan putih, tapi hijau dan ungu, sesuai warna ubi aslinya. Di tepi jalan poros Surabaya-Malang banyak terdapat penjual bakpao ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Selain bakpao, Anda juga bisa membeli brownis telo dan bakpia telo. Atau mencicipi semangkuk mie goreng telo dan jus telo di restoran yang cukup nyaman. Selain lezat, telo juga memiliki banyak manfaat. Kandungan vitamin A pada telo, ternyata empat kali lipat dibanding wortel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kadar gulanya pun rendah, mendekati fat free, cholesterol free dan mengandung zat antioksidan yang bisa membantu mencegah penyakit jantung, kanker, meningkatan kekebalan tubuh dan bikin awet muda. Wah... siapa mau coba?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Ngemil Keripik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Keripik Tempe Cak Mul&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jl. Bango Utara I No. 8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Malang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Keripik tempe tidak boleh ketinggalan untuk dijadikan oleh-oleh. Salah satu yang terkenal sejak puluhan tahun lalu adalah Keripik Tempe Cak Mul yang sudah mengekspor keripiknya sampai ke Singapura dan Flores.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pilihan rasanya banyak, ada rasa asli atau original, jagung bakar, pedas manis, keju, udang, pizza, rumput laut sampai rasa jeruk purut! Harganya juga murah, sebungkus tempe (berat 2 ons) hanya Rp. 5.000,-.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Selain tempe, Malang juga punya Keripik buah. Cobalah berkunjung ke pasar oleh-oleh di Jatim Park. Harganya pun setengahnya dibanding keripik yang dijual di kios-kios pinggir jalan, sekitar lima hingga enam ribu rupiab saja untuk sebungkus Keripik Apel dan Keripik Nangka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Bakwan Malang Asli!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bakso Kota Cak Man&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jl. WR Supratman C1 kav. 13-14&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Malang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Membahas Kota Malang tak mungkin dilepaskan dari hidangan khasnya, yaitu bakwan atau bakso dengan berbagai variasi. Mulai dari Bakso Halus, Bakso Goreng, Bakso Cumi, Bakso Teratai, Bakso Udang Jumbo dan masih banyak lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Seporsi bakso lengkap plus minuman hanya Rp. 10.000,-. Saat berkeliling kota, mungkin Anda akan menemukan beberapa gerai Bakso Kota Cak Man. Selain di Malang, kedai bakso ini juga sudah melebarkan sayap hingga ke berbagai provinsi lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Tempe Penyet, Yummy!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Depot Soponyono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;JI. Dr. Wahidin No.45&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Lawang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Meski bentuknya kadang kurang menggiurkan, tempe setengah hancur ini bisa jadi camilan lezat pengganjal perut. Sesuai namanya, tempe yang sudah digoreng setengah matang, akan dipenyet (Baca: ditekan) di atas sambal yang disajikan bersama tempe.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jenis sambalnya pun bervariasi, ada sambal terasi, sambal bawang, sambal tomat atau jenis sambal lain hasil kreasi setiap penjual. Coba kunjungi Depot Soponyono yang menyajikan tempe penyet dengan sepotong ayam goreng dan sayur lalapan segar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Si Manis Angsle&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Hidangan manis dan hangat khas Kota Batu ini, sekilas mengingatkan pada makanan khas Bandung, sekoteng (kacang, roti, kolang kaling, pacar cina, susu, jahe).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bedanya, isi angsle cenderung lebih "berbobot", biasanya terdiri dari satu sendok makan nasi ketan, petulo (adonan dari tepung beras yang biasa ditemukan dalam camilan Putu Mayang), potongan roti, pacar cina dan kacang hijau yang disiram dengan santan hangat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Camilan sore ini sangat pas untuk dinikmati di tengah dinginnya hawa kota Batu. Sayangnya, tidak banyak penjual angsle yang bisa ditemukan. Tapi coba kunjungi juga Alun Alun Batu, siapa tau Anda beruntung dan menemukan penjual angsle yang mangkal di situ.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Makanan Baru: Jamur Tiram&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Warung Bu Pur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jl. Bromo No. 5A&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Malang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Meski bukan makanan khas Malang, jamur tiram di Warung Bu Pur belakangan banyak dijadikan incaran. Berbagai hidangan seperti Sup Jamur Tiram, Botok Jamur Tiram, pepes, perkedel, bahkan Dadar Jamur Tiram den Nasi Goreng Jamur Tiram, ada di warung sederhana ini. Selain enak, harganya pun murah. Satu porsi sup hanya Rp. 7.500,-. Sedangkan botok, pepes den perkedel, hanya Rp. 2.500,- per bungkus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Toko dan Restoran Oen Tempoe Doeloe&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jl. Basuki Rahmat No.5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Malang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tidak banyak toko yang berhasil ditetapkan sebagai cagar alam, dan Toko &amp;amp; Restoran Oen lah salah satunya! Berbagai elemen peninggalan jaman kolonial seperti isi daftar menu dalam bahasa Indonesia, Belanda dan Inggris, tetap dipertahankan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Beberapa hidangan favorit di sini adalah Biefstuk Van De Hass (Beef Tenderloin Steak), Kippen Biefstuk (Bistik Ayam), Varkens Biefstuk (Bistik Babi Lulur Dalam) dan Wienerschnitsell (Bistik Daging Lapis Paneer). Jangan lupa, cicipi juga Sate ala "Oen".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sebagai penutupnya, pesan saja segelas es krim Oen. Berbagai koleksi kue keringnya seperti Speculaas, Kaastengels, Katetong (lidah kucing), Ananas (kue nastar), Havermout, Boeter Bloemen (kue mentega), Krakelingen atau Krantjes di toko ini, terkenal kelezatannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Und Corner&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jl. Kahuripan 3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Malang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Selain Toko Oen, tempat ini juga menawarkan kuliner warisan Belanda. Aneka roti dan kue khas Belanda maupun Jawa yang diramu dari resep asli, ada di sini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Berbagai koleksi roti yang bisa Anda pilih, seperti Roti Kadet, Sobek, Warmbol Poetih &amp;amp; Tjoklat dan jenis lainnya serta beragam kue kering dengan rum boter seperti, Boterjanhagel, Janhagel dan Allerhande. Anda juga bisa menikmati kue tart lezat yang dibuat dengan resep dari Swiss.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Hunting Kerajinan di Ken Dedes&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jl. Raya Singosari No. 275&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;KM 80 Surabaya-Malang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Inilah one stop shopping yang tepat untuk mencari kerajinan khas Malang. Lokasinya persis di tepi jalan poros Surabaya-Malang. Di kompleks ini ada lebih dari 60 showroom atau bengkel seni dengan lahan parkir yang luas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Mulai dari Topeng Malang (Rp.150.000,- s/d Rp.250.000,-), patung-patung dari bonggol atau akar bambu yang unik dan berbagai hasil kerajinan lainnya, ada di sini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5840831120103019337-8764769590124879294?l=pherboez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherboez.blogspot.com/feeds/8764769590124879294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2009/01/keasyikan-wisata-di-bhumi-arema.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/8764769590124879294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/8764769590124879294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2009/01/keasyikan-wisata-di-bhumi-arema.html' title='KEASYIKAN WISATA DI BHUMI AREMA'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-osB6c_N4PMQ/TXr8ciq-80I/AAAAAAAAAHU/qxZUalUdtSU/s220/pherboez3.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_29HnA-A8E6c/SWv7xz0dZgI/AAAAAAAAACE/cEEQCrvdbkU/s72-c/malang%25282%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5840831120103019337.post-5483800358536516680</id><published>2009-01-09T09:37:00.000+07:00</published><updated>2009-01-09T09:52:21.121+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='History'/><title type='text'>PROFIL MALANG RAYA</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_29HnA-A8E6c/SWa46DOKO6I/AAAAAAAAABI/c_m6HkO9sRs/s1600-h/malang.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289118119829846946" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 130px; CURSOR: hand; HEIGHT: 98px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_29HnA-A8E6c/SWa46DOKO6I/AAAAAAAAABI/c_m6HkO9sRs/s320/malang.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Malang Raya merupakan daerah yang terbagi menjadi 3 bagian yaitu Kota Malang, Kabupaten Malang dan yang terakhir adalah Kota Batu yang dulu merupakan bagian dari Kabupaten Malang.&lt;br /&gt;Malang Raya adalah daerah yang berkembang dan mempunyai beragam potensi yaitu Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia dan Ekonomi. Bidang-bidang usaha yang ada mampu memberikan pemasukan daerah dan peningkatan sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan daerah Malang dan sekitarnya.&lt;br /&gt;Kondisi Malang Raya ini sangat memungkinkan untuk perkembangan usaha-usaha yang manghasilkan, karena potensi yang mendukung. Seperti Wisata, Pendidikan, Hotel dan lain-lain, saling berkitan erat antar satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sekilas Kota Malang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kota malang seperti kota-kota lain di Indonesia pada umumnya baru tumbuh dan berkembang setelah hadirnya pemerintah kolonial Belanda. Fasilitas umum di rencanakan sedemikian rupa agar memenuhi kebutuhan keluarga Belanda. Kesan diskriminatif itu masih berbekas hingga sekarang. Misalnya Ijen Boulevard kawasan sekitarnya. hanya dinikmati oleh keluarga- keluarga Belanda dan Bangsa Eropa lainnya, sementara penduduk pribumiharus puas bertempat tinggal di pinggiran kota dengan fasilitas yang kurang memadai. Kawasan perumahan itu sekarang bagai monumen yang menyimpan misteri dan seringkali mengundang keluarga-keluarga Belanda yang pernah bermukim disana untuk bernostalgia.&lt;br /&gt;Pada Tahun 1879, di Kota Malang mulai beroperasi kereta api dan sejak itu Kota Malang berkembang dengan pesatnya. Berbagai kebutuhan masyarakatpun semakin meningkat terutama akan ruang gerak melakukan berbagai kegiatan. Akibatnya terjadilah perubahan tata guna tanah, daerah yang terbangun bermunculan tanpa terkendali. Perubahan fungsi lahan mengalami perubahan sangat pesat, seperti dari fungsi pertanian menjadi perumahan dan industri.&lt;br /&gt;Sejalan perkembangan tersebut di atas, urbanisasi terus berlangsung dan kebutuhan masyarakat akan perumahan meningkat di luar kemampuan pemerintah, sementara tingkat ekonomi urbanis sangat terbatas, yang selanjutnya akan berakibat timbulnya perumahan-perumahan liar yang pada umumnya berkembang di sekitar daerah perdagangan, di sepanjang jalur hijau, sekitar sungai, rel kereta api dan lahan-lahan yang dianggap tidak bertuan. Selang beberapa lama kemudian daerah itu menjadi perkampungan, dan degradasi kualitas lingkungan hidup mulai terjadi dengan segala dampak bawaannya. Gejala-gejala itu cenderung terus meningkat, dan sulit dibayangkan apa yang terjadi seandainya masalah itu diabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sekilas Sejarah Pemerintahan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Malang merupakan sebuah Kerajaan yang berpusat di wilayah Dinoyo, dengan rajanya Gajayana.&lt;br /&gt;2. Tahun 1767 Kompeni memasuki Kota&lt;br /&gt;3. Tahun 1821 kedudukan Pemerintah Belanda di pusatkan di sekitar kali Brantas&lt;br /&gt;4. Tahun 1824 Malang mempunyai Asisten Residen&lt;br /&gt;5. Tahun 1882 rumah-rumah di bagian barat Kota di dirikan dan Kota didirikan alun-alun di bangun.&lt;br /&gt;6. 1 April 1914 Malang di tetapkan sebagai Kotapraja&lt;br /&gt;7. 8 Maret 1942 Malang diduduki Jepang&lt;br /&gt;8. 21 September 1945 Malang masuk Wilayah Republik Indonesia&lt;br /&gt;9. 22 Juli 1947 Malang diduduki Belanda&lt;br /&gt;10. 2 Maret 1947 Pemerintah Republik Indonesia kembali memasuki Kota Malang.&lt;br /&gt;11. 1 Januari 2001, menjadi Pemerintah Kota Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Malang mempunyai julukan yaitu paris van java, kota pesiar, kota peristirahatan, kota pendidikan, kota militer, kota sejarah dan kota bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sekilas Kabupaten Malang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kabupaten Malang adalah salah satu Kabupaten di Indonesia yang terletak di Propinsi Jawa Timur dan merupakan Kabupaten yang terluas wilayahnya dari 37 Kabupaten/ Kotamadya yang ada di Jawa Timur. Hal ini didukung dengan luas wilayahnya 3.348 km� atau sama dengan 334.800 ha dan jumlah penduduknya 2.346.710 (terbesar kedua setelah Kotamadya Surabaya). Kabupaten Malang juga dikenal sebagai daerah yang kaya akan potensi diantaranya dari pertanian, perkebunan, tanaman obat keluarga dan lain sebagainya. Disamping itu juga dikenal dengan obyek-obyek wisatanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sejarah Kabupaten Malang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika kerajaan Singhasari dibawah kepemimpinan Akuwu Tunggul Ametung yang beristrikan Ken Dedes, kerajaan itu dibawah kekuasaan Kerajaan Kediri. Pusat pemerintahan Singhasari saat itu berada di Tumapel. Baru setelah muncul Ken Arok yang kemudian membunuh Akuwu Tunggul Ametung dan menikahi Ken Dedes, pusat kerajaan berpindah ke Malang , setelah berhasil mengalahkan Kerajaan Kediri. Kediri saat itu jatuh ke tangan Singhasari dan turun statusnya menjadi kadipaten. Sementara Ken Arok mengangkat dirinya sebagai raja yang bergelar Prabu Kertarajasa Jayawardhana atau Dhandang Gendhis (1185 - 1222).&lt;br /&gt;Kerajaan ini mengalami jatuh bangun. Semasa kejayaan Mataram, kerajaan-kerajaan di Malang jatuh ke tangan Mataram, seperti halnya Kerajaan Majapahit. Sementara pemerintahan pun berpindah ke Demak disertai masuknya agama Islam yang dibawa oleh Wali Songo. Malang saat itu berada di bawah pemerintahan Adipati Ronggo Tohjiwo dan hanya berstatus kadipaten. Pada masa-masa keruntuhan itu, menurut Folklore, muncul pahlawan legendaris Raden Panji Pulongjiwo. Ia tertangkap prajurit Mataram di Desa Panggungrejo yang kini disebut Kepanjen (Kepanji-an). Hancurnya kota Malang saat itu dikenal sebagai Malang Kutho Bedhah.Bukti-bukti lain yang hingga sekarang merupakan saksi bisu adalah nama-nama desa seperti Kanjeron, Balandit, Turen, Polowijen, Ketindan, Ngantang dan Mandaraka. Peninggalan sejarah berupa candi-candi merupakan bukti konkrit seperti :&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Candi Kidal&lt;/strong&gt; di Desa Kidal Kec. Tumpang yang dikenal sebagai tempat penyimpanan jenazah Anusapati.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Candi Singhasari&lt;/strong&gt; di Kec. Singosari sebagai penyimpanan abu jenazah Kertanegara.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Candi Jago / Jajaghu&lt;/strong&gt; di Kec. Tumpang merupakan tempat penyimpanan abu jenazah Wisnuwardhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman VOC, Malang merupakan tempat strategis sebagai basis perlawanan seperti halnya perlawanan Trunojoyo (1674 - 1680) terhadap Mataram yang dibantu VOC. Menurut kisah, Trunojoyo tertangkap di Ngantang. Awal abad XIX ketika pemerintahan dipimpin oleh Gubernur Jenderal, Malang seperti halnya daerah-daerah di nusantara lainnya, dipimpin oleh Bupati.&lt;br /&gt;Bupati Malang I adalah Raden Tumenggung Notodiningrat I yang diangkat oleh pemerintah Hindia Belanda berdasarkan resolusi Gubernur Jenderal 9 Mei 1820 Nomor 8 Staatblad 1819 Nomor 16. Kabupaten Malang merupakan wilayah yang strategis pada masa pemerintahan kerajaan- kerajaan. Bukti-bukti yang lain, seperti beberapa prasasti yang ditemukan menunjukkan daerah ini telah ada sejak abad VIII dalam bentuk Kerajaan Singhasari dan beberapa kerajaan kecil lainnya seperti Kerajaan Kanjuruhan seperti yang tertulis dalam Prasasti Dinoyo. Prasasti itu menyebutkan peresmian tempat suci pada hari Jum`at Legi tanggal 1 Margasirsa 682 Saka, yang bila diperhitungkan berdasarkan kalender kabisat jatuh pada tanggal 28 Nopember 760. Tanggal inilah yang dijadikan patokan hari jadi Kabupaten Malang. Sejak tahun 1984 di Pendopo Kabupaten Malang ditampilkan upacara Kerajaan Kanjuruhan, lengkap berpakaian adat zaman itu, sedangkan para hadirin dianjurkan berpakaian khas daerah Malang sebagaimana ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sekilas Kota Batu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;6 Maret 1993&lt;br /&gt;Kota administrasi Batu dibentuk dan diresmikan (sebelumnya merupakan kecamatan bagian wilayah Kabupaten Malang).&lt;br /&gt;10 April 1995&lt;br /&gt;Surat persetujuan DPRD Kab. Malang dan bupati Malang tentang peningkatan status kotif Batu menjadi kotamadya Batu.&lt;br /&gt;11 April 1995&lt;br /&gt;Pengusulan kepada gubernur tentang peningkatan status kotif menjadi kotamadya.&lt;br /&gt;6 Juni 1996&lt;br /&gt;Dengan persetujuan DPRD kota Malang dan surat bupati Malang disertai surat Pembantu Gubernur di Malang, Batu mengusulkan peningkatan status dari Kotif menjadi kotamadya ke gubernur Jawa Timur.&lt;br /&gt;12 Januari 2001&lt;br /&gt;Melalui proses yang panjang, maka setelah pemilu 1999 terbit Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang penetapan Jumlah dan Tata Cara Pengisian Keanggotaan DPRD propinsi dan Kabupaten/Kota.&lt;br /&gt;28 Februari 2001&lt;br /&gt;Keputusan Menteri Dalam negeri dan Otonomi Daerah pada tentang petunjuk Pelaksanaan Penetapan Jumlah dan Tata Cara Pengisian Keanggotaan DPRD Propinsi dan Kabupaten / Kota.&lt;br /&gt;21 Juni 2001&lt;br /&gt;Batu resmi menjadi Kota berdasarkan UU No 11 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota Batu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sejarah Kota Batu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sejak abad ke-10, wilayah Batu dan sekitarnya telah dikenal sebagai tempat peristirahatan bagi kalangan keluarga kerajaan, karena wilayah adalah daerah pegunungan dengan kesejukan udara yang nyaman, juga didukung oleh keindahan pemandangan alam sebagai ciri khas daerah pegunungan.&lt;br /&gt;Pada waktu pemerintahan Raja Sindok , seorang petinggi Kerajaan bernama Mpu Supo diperintah Raja Sendok untuk membangun tempat peristirahatan keluarga kerajaan di pegunungan yang didekatnya terdapat mata air. Dengan upaya yang keras, akhirnya Mpu Supo menemukan suatu kawasan yang sekarang lebih dikenal sebagai kawasan Wisata Songgoriti.&lt;br /&gt;Atas persetujuan Raja, Mpu Supo yang konon kabarnya juga sakti mandraguna itu mulai membangun kawasan Songgoriti sebagai tempat peristirahatan keluarga kerajaan serta dibangunnya sebuah candi yang diberi nama Candi Supo.&lt;br /&gt;Sebagaimana keinginan Raja, ditempat peristirahatan tersebut terdapat sumber mata air yang mengalir dingin dan sejuk seperti semua mata air di wilayah pegunungan. Mata air dingin tersebut sering digunakan mencuci keris-keris yang bertuah sebagai benda pusaka dari kerajaan Sendok. Oleh karena sumber mata air yang sering digunakan untuk mencuci benda-benda kerajaan yang bertuah dan mempunyai kekuatan supranatural (Magic) yang maha dasyat, akhirnya sumber mata air yang semula terasa dingin dan sejuk akhirnya berubah menjadi sumber air panas. Dan sumber air panas itupun sampai saat ini menjadi sumber abadi di kawasan Wisata Songgoriti.&lt;br /&gt;Wilayah Kota Batu yang terletak di dataran tinggi di kaki Gunung Panderman dengan ketinggian 700 sampai 1100 meter di atas permukaan laut, berdasarkan kisah-kisah orang tua maupun dokumen yang ada maupun yang dilacak keberadaannya, sampai saat ini belum diketahui kepastiannya tentang kapan nama "B A T U" mulai disebut untuk menamai kawasan peristirahatan tersebut.&lt;br /&gt;Dari beberapa pemuka masyarakat setempat memang pernah mengisahkan bahwa sebutan Batu berasal dari nama seorang ulama pengikut Pangeran Diponegoro yang bernama Abu Ghonaim atau disebut sebagai Kyai Gubug Angin yang selanjutnya masyarakat setempat akrab menyebutnya dengan panggilan Mbah Wastu.&lt;br /&gt;Dari kebiasaan kultur Jawa yang sering memperpendek dan mempersingkat mengenai sebutan nama seseorang yang dirasa terlalu panjang, juga agar lebih singkat penyebutannya serta lebih cepat bila memanggil seseorang, akhirnya lambat laun sebutan Mbah Wastu dipanggil Mbah Tu menjadi Mbatu atau batu sebagai sebutan yang digunakan untuk Kota Dingin di Jawa Timur.&lt;br /&gt;Sedikit menengok ke belakang tentang sejarah keberadaan Abu Ghonaim sebagai cikal bakal serta orang yang dikenal sebagai pemuka masyarakat yang memulai babat alas dan dipakai sebagai inspirasi dari sebutan wilayah Batu, sebenarnya Abu Ghonaim sendiri adalah berasal dari Jawa Tengah. Abu Ghonaim sebagai pengikut Pangeran Diponegoro yang setia, dengan sengaja meninggalkan daerah asalnya Jawa Tengah dan hijrah di kaki Gunung Panderman untuk menghindari pengejaran dan penangkapan dari serdadu Belanda (Kompeni)&lt;br /&gt;Abu Ghonaim atau Mbah Wastu yang memulai kehidupan buruknya bersama dengan masyarakat yang ada sebelumnya serta ikut berbagi rasa, pengetahuan dan ajaran yang diperolehnya semasa menjadi pengikut Pangeran Diponegoro.&lt;br /&gt;Akhirnya banyak penduduk dan sekitarnya dan masyarakat yang lain berdatangan dan menetap untuk berguru, menuntut ilmu serta belajar agama kepada Mbah Wastu. Bermula mereka hidup dalam kelompok (komunitas) di daerah Bumiaji, Sisir dan Temas akhirnya lambat laun komunitasnya semakin besar dan banyak serta menjadi suatu masyarakat yang ramai.&lt;br /&gt;Sebagai layaknya Wilayah Pegunungan yang wilayahnya subur, Batu dan sekitarnya juga memiliki Panorama Alam yang indah dan berudara sejuk, tentunya hal ini akan menarik minat masyarakat lain untuk mengunjungi dan menikmati Batu sebagai kawasan pegunungan yang mempunyai daya tarik tersendiri. Untuk itulah di awal abad 19 Batu berkembang menjadi daerah tujuan wisata, khususnya orang-orang Belanda, sehingga orang-orang Belanda itupun membangun tempat-tempat Peristirahatan (Villa) bahkan bermukim di Batu. Situs dan bangunan-bangunan peninggalan Belanda atau semasa Pemerintahan Hindia Belanda itupun masih berbekas bahkan menjadi aset dan kunjungan Wisata hingga saat ini.&lt;br /&gt;Begitu kagumnya Bangsa Belanda atas keindahan dan keelokan Batu, sehingga bangsa Belanda mensejajarkan wilayah Batu dengan sebuah negara di Eropa yaitu Switzerland dan memberikan predikat sebagai De Klein Switzerland atau Swiss kecil di Pulau Jawa.&lt;br /&gt;Peninggalan arsitektur dengan nuansa dan corak Eropa pada penjajahan Belanda dalam bentuk sebuah bangunan yang ada saat ini serta panorama alam yang indah di kawasan Batu sempat membuat Bapak Proklamator sebagai The Father Foundation of Indonesia yaitu Bung Karno dan Bung Hatta setelah Perang Kemerdekaan untuk mengunjungi dan beristirahat di kawasan Selecta Batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://malang.web.id/pariwisata.php&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5840831120103019337-5483800358536516680?l=pherboez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherboez.blogspot.com/feeds/5483800358536516680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2009/01/profil-malang-raya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/5483800358536516680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/5483800358536516680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2009/01/profil-malang-raya.html' title='PROFIL MALANG RAYA'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-osB6c_N4PMQ/TXr8ciq-80I/AAAAAAAAAHU/qxZUalUdtSU/s220/pherboez3.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_29HnA-A8E6c/SWa46DOKO6I/AAAAAAAAABI/c_m6HkO9sRs/s72-c/malang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5840831120103019337.post-865856751817349682</id><published>2009-01-09T09:25:00.000+07:00</published><updated>2009-01-09T09:36:27.982+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selayang Pandang'/><title type='text'>SEJARAH BOSO WALIKAN - KHAS AREMA</title><content type='html'>Di sudut kota, tepatnya di daerah Kidul Pasar, beberapa orang bergariswajah keras bergerombol. Mereka dari kalangan tukang parkir. Entah apa yangmereka bicarakan. Kadang dimengerti kadang tidak. Kalau diperhatikan, pembicaraan mereka sedang menghitung keuntungan parkir. Itu tampak dari beberapa perkataan mereka yang sesekali menggunakan bahasa Jawa dicampur bahasa Malangan."Wah nek ngene, awak kadit unyap ojir. Lha adapes2 rotom iku podho kadit rayab blas nek parkir nang kene (wah, kalau begini, aku tidak punya uang. Lha sepeda motor-sepeda motor itu kalau parkir di sini tidak ada yang bayar)," kata Sukriman, salah seorang tukang parkir itu. Lain lagi para Aremania yang ternyata sudah membumi dengan bahasa Malangan. Penggunaan bahasa Malangan itu ternyata kerap digunakan. Ini menunjukkan kebanggaan sebagai warga Malang. "Sekitar 80 persen Aremania menerapkan bahasa walikan. Kami malah bangga menggunakan bahasa Malangan ketika sedang tur mengikuti pertandingan Arema. Bahasa itu kami gunakan untuk memuji Arema atau mengkritik tim lawan," kata Agus Kancil, ketua Korwil Aremania Kasin. Namun, kalau dicermati, ternyata ada bahasa yang khas istilah yang asli Malang. Seperti genaro (orang), ebes (orang tua), ojir (uang), raijo(uang), daroja (sepeda), dan sebagainya. Sedangkan yang lainnya, walikan diambil dalam bahasa yang sebenarnya Misalnya, kadit itreng (tidak ngerti), nakam (makan), nganal (laki-laki), kodew (perempuan), dan silup (polisi). Lalu, dari mana munculnya bahasa walikan ini? Pengamat sejarah dari Universitas Negeri Malang (UM) Dwi Cahyono menjelaskan, bahasa walikan yang kini sudah menjadi bahasa gaul tersebut sudah lama digunakan para pejuang di masa sebelum kemerdekaan. Bahasa walikan sudah lama menjadi sandi-sandi khusus para pejuang untuk berkomunikasi dengan para pribumi.&lt;br /&gt;"Ini digunakan untuk mengelabuhi para penjajah di zaman Belanda. Sebab, dengan cara itu, ternyata lebih mudah menjalin hubungan dengan sesama pejuang," terang pengamat sejarah ini. Kini bahasa walikan sudah membaur jadi satu dengan bahasa Malangan. Bahkan,kini sudah menjadi trade mark warga Malang. "Bahasa Malangan kini sudah menjadi bahasa gaul dari berbagai kalangan. Tidak hanya yang muda. Yang tuapun masih awet menggunakannya. Bahkan, bahasa walikan ini bisa mempererathubungan persaudaraan," tutur Dwi.&lt;br /&gt;----------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Osob kiwalan kera ngalam (bahasa terbalik Arek Malang) berasal daripemikiran para pejuang tempo doeloe yaitu kelompok Gerilya Rakyat Kota(GRK). Bahasa khusus ini dianggap perlu untuk menjamin kerahasiaan,efektifitas komunikasi sesama pejuang selain juga sebagai pengenalidentitas kawan atau lawan. Metode pengenalan ini sangat penting karena pada masa Clash II perang kemerdekaan sekitar akhir Maret 1949 Belanda banyak menyusupkan mata-mata di dalam kelompok pejuang Malang.Mata-mata ini banyak yang mampu berkomunikasi dalam bahasa daerah dengan tujuan menyerap informasi dari kalangan pejuang GRK. penyusupan ini terutama untuk memburu sisa laskar Mayor Hamid Rusdi yang gugur pada 8Maret 1949 dalam pertempuran dukuh Sekarputih (Desa Wonokoyo sekarang).&lt;br /&gt;Seorang tokoh pejuang Malang pada saat itu yaitu Pak Suyudi Raharno mempunyai gagasan untuk menciptakan bahasa baru bagi sesama pejuang sehingga dapat menjadi suatu identitas tersendiri sekaligus menjaga keamanan informasi. Bahasa tersebut haruslah lebih kaya dari kode dan sandi serta tidak terikat pada aturan tata bahasa baik itu bahasa nasional, bahasa daerah (Jawa, Madura, Arab, Cina) maupun mengikuti istilah yang umum dan baku. Bahasa campuran tersebut hanya mengenal satu cara baik pengucapan maupun penulisan yaitu secara terbalik dari belakang dibaca kedepan.&lt;br /&gt;Karena keakraban dan pergaulan sehari-hari maka para pejuang dalam waktu singkat dapat fasih menguasai 'bahasa' baru ini. Sedangkan lawan dan para penyusup yang tidak setiap hari bergaul dengan sendirinya akan kebingungan dan selalu ketinggalan istilah2 baru. Maka siapapun yang tidak fasih mempergunakan osob AREMA ini pasti bukan dari golongan pejuang dan pendukungnya, sehingga kehadiran para penyusup dapat diketahui dengan cepat serta rahasia komunikasi tetap terjaga. Karena bahasa ini sangat bebas dan longgar aturannya maka kemungkinan pengembangannya sangat luas untuk itu perlu disepakati beberapa istilah penting dikalangan pejuang. Kesepakatan istilah ini diperlukan juga karena banyak kata penting sulit untuk dibaca terbalik sehingga harus dicari istilah dan padanan yang sesuai namun mudah diingat oleh para pelakunya.Contohnya kata 'Belanda' dalam bahasa Jawa disebut 'Londho' yang cukup sulit dibaca terbalik, maka dicari istilah padanannya yaitu 'Nolo'. Demikian juga dengan 'Polisi' bukan menjadi 'Isilop' namun cukup 'Silop'. Kemudian untuk 'mata-mata' bila dibaca terbalik menjadi 'atam'. Namun untuk menentukan bahwa yang dimaksud dalam istilah tersebut adalah antek Belanda maka ditambahi kata 'keat' dari asal kata 'taek' yang dalam bahasa jawa berarti kotoran. 'Keat Atam' atau kotoran mata dalam bahasa jawa disebut 'ketek' adalah sebutan yang pas untuk para penyusup ini. Begitu juga dengan nama peralatan perang seperti senjata genggam karena sulit menemukan istilah yang pas maka dipakai kode samaran 'Benduk' dan untuk laras panjang (dowo = panjang dalam bahasa Jawa) disebut 'benduk owod' atau disingkat 'owod' saja. Sedangkan untuk menunjuk masyarakat suku/ etnik tertentu disebut 'onet' untuk golongan Cina (asal kata 'cino' dalambahasa Jawa), 'arudam' untuk madura, 'arab' menjadi 'bara' dan seterusnya.&lt;br /&gt;Sedang untuk menyebut diri seseorang digunakan 'uka' = aku, 'ayas' = saya, 'umak' = kamu, 'okir' = riko (kamu dalam bahasa madura). Sedangkan untuk menyebutkan sesuatu yang baik / bagus digunakan istilah 'nez' dari asal kata bahasa arab 'zen'. Begitu pula dalam menyebut orangtua laki-laki (ayah, Bapak) orang arab biasa menyebut dengan 'abah' atau 'sebeh' yang kemudian menjadi 'ebes'. Istilah 'ebes' kemudian menjadi populer ditujukan sebagai gelar kehormatan tidak resmi kepada parakomandan, pemimpin atau pembesar dan pemuka masyarakat yang dituakan oleh segenap masyarakat Malang sampai sekarang.&lt;br /&gt;Suyudi Raharno pada September 1949 gugur disergap Belanda di suatu pagi buta dipinggiran wilayah dukuh Genukwatu (Purwantoro sekarang) walaupun keadaan pada saat itu sedang gencatan senjata. Seminggu sebelumnya salah seorang kawan akrabnya yang turut mencetuskan 'osob kera ngalam' yaitu Wasito juga gugur dalam pertempuran di Gandongan (Pandanwangi) sekarang. Saat ini keduanya telah disemayamkan di Taman Makam Pahlawan Suropati -Jalan Veteran Malang.&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a onclick="return top.js.OpenExtLink(window,event,this)" href="http://www.malang.net/" target="_blank"&gt;www.malang.net&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5840831120103019337-865856751817349682?l=pherboez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherboez.blogspot.com/feeds/865856751817349682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2009/01/sejarah-boso-walikan-khas-arema.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/865856751817349682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5840831120103019337/posts/default/865856751817349682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherboez.blogspot.com/2009/01/sejarah-boso-walikan-khas-arema.html' title='SEJARAH BOSO WALIKAN - KHAS AREMA'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-osB6c_N4PMQ/TXr8ciq-80I/AAAAAAAAAHU/qxZUalUdtSU/s220/pherboez3.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
